Kamis, 21 Oktober 2021

Wahai Derana

 

Wahai derana, kupanggil engkau.

Mendekatlah, karena hanya kau yang harus menemaniku saat ini.

 

Wahai derana, temaniku menikmati semua rasa ini.

Derana, hadirmu sangat berarti untukku.

 

Wahai derana, jadilah sahabat sejatiku.

Karena aku harus ada.

 

Wahai derana, tetaplah disini.

Karena aku taka tau kapan akhirku.

 

Wahai derana, selamanya temaniku.

Karena aku akan berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Derana

#writoberday10


Rabu, 20 Oktober 2021

Asa di Jenggala

 

Setapak demi setapak, kunikmati setiap langkah ini.

Menuju sebuah jenggala yang agung akan kemolekannya.

Kuhirup nafas sedalam-dalamnya.

Kunikmati setiap baunya.

 

Jenggala, tempatku melepas penat.

Penat akan sebuah rasa.

Rasa yang hadir tanpa kuundang.

Rasa dari sebuah pesona.

 

Di rimbunnya jenggala,

Aku bisa melupakan semua rasa.


Di teduhnya jenggala,

kulabuhkan asa.

 

Dan aku aku akan berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Jenggala

#writoberday9


Selasa, 19 Oktober 2021

Air Kesembuhan

 

Ingin kureguk air dari mata air segar, yang konon bisa menghentikan pesonanya.

Apakah ada?

Sedangkan, tak kujumpai setetespun air.

Apakah ada?

Air yang dapat membakar pesonanya?
Apakah ada?
berapa jauh harus berjalan untuk mendapatkan air itu?
apakah ada?

Haruskan kuhabiskan semuanya, untuk mendapatkan air itu?
Apakah ada?

Air kesembuhan yang dapat kureguk sekali teguk.

Lalu hilang semua rasa ini.

 

Dan aku akan berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Air

#writoberday8


Senin, 18 Oktober 2021

Pil Sakti

 

Ketika pesonanya teurs menyebar dalam tubuhku, aku akan berusaha menolak kehadirannya.

Berusaha sekuat tenaga, bertahan.

Mengerahkan segala upaya untuk bisa mengusir rasa.

Rasa yang konon bisa hilang ketika aku meminum sebuah pil sakti.

Pil sakti yang akan menghentikan pesonanya

Meminum pil itu akan meruntuhkan pesonanya?

Ternyata tidak, meminum pil sakti hanya membuat aku tertidur dan terlena.

Lupa, bahwa dia ada.

Dan aku akan berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Minum

#writoberday7


Minggu, 17 Oktober 2021

Kabar Pesona

 

Hari ini aku mengerti, kenapa rasa sakit itu datang dan pergi.

Ada yang sedang memberi kabar padaku. 

Dia yang selama ini keberadaannya tak kuhiraukan. 

Rupanya dia sedang memberikan pesonanya pada tubuhku.

Memberi aba-aba akan kehadirannya.

Menebarkan pesona yang entahlah.

Tubuhku pun bingung harus merespon bagaimana.

Haruskah kubiarkan dia menebarkan pesonanya terus menerus?

Ataukah kuhentikan sekarang juga?

 

Dan aku akan berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Pesona

#writoberday6


Sabtu, 16 Oktober 2021

Tumbuh dalam tubuh

 

Ada yang tumuh dalam diriku?

Manusia kan memang tumbuh terus? 

Entah ke atas atau ke samping.


Tapi, ini bukan itu.

Lalu? 

Ya, dia tumbuh, seperti definisi tumbuh pada umumnya. 

Dia membesar, menghasilkan sesuatu, yg bisa mengaalir begitu saja. Tanpa permisi.


Ya, dia tumbuh, dan memberikan sedikit rasa yang terus kutepis.

Rasa yang tidak akan ada orang lain tahu selain aku.

Dan aku kan terus berkata, aku baik-baik saja.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Tumbuh

#writoberday5

Jumat, 15 Oktober 2021

Pohon keinginan

 

Adakah pohon kesabaran?

Aku ingin memetik buahnya, satu saja, untuk bekalku mengarungi rasa ini.

 

Adakah pohon ketabahan?

Aku ingin memetik buahnya, satu saja, agar aku bisa mersakan nikmatnya tabah dalam rasa ini.

 

Adakah pohon keikhlasan?

Aku ingin merasakan buahnya separuh saja, agar sempurna semua rasa ikhlas atas ujianMu.

 

Adakah pohon kesyukuran?

Aku ingin merasakan buahnya, satu saja, agar aku tidak lupa untuk terus bersyukur bersanding bersama rasa ini, kemarin, hari ini, dan nanti.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Pohon

#writoberday4


Kamis, 14 Oktober 2021

Menembus Rasa

 

Ingin kutembus rasa ini. Namun, aku bingung, dimana letak rasa?


Satu saja yang terus bergelayut dalam benakku, andai bisa kutembus rasa ini, ingin kubereskan semuanya. Ingin kurapihkan, lalu kubersihkan. Hingga semua rasa ini selesai. Tidak datang dan datang lagi.


Ingin ku tembus raga ini, agar aku tau dimana letak rasa sesungguhnya. Sehingga aku tau semua biang keladi rasa ini. Agar ia pergi dan tidak kembali lagi.


namun, dimanakah ia berada? 

bisakah aku berjalan menembusnya?


ah..rasa sakit....


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#tembus

#writoberday3


Rabu, 13 Oktober 2021

Suara Bingung

 

Aku baik-baik saja, buktinya aku masih bisa melakukan semuanya sendiri. Meski masih dibantu untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tapi aku baik-baik saja.

Menutupi semua kekurangan terutama masalah keuangan.

 

Kamu sedang tidak baik-baik saja, buktinya rasa sakit itu berulang-ulang muncul. Kamu selalu merasa baik, padahal ketika rasa sakit itu datang, kamu hanya bisa tergolek lemah. Akui saja semuanya, jangan buang waktumu.

 

Aku baik-baik saja, setidaknya aku bisa melakukan apapun ketika rasa sakit itu tidak datang. Aku bisa melakukan apa saja dan bisa pergi kemanapun dengan motor kesayanganku.

 

Kamu sedang sakit, pergilah periksa ke dokter, pastikan semuanya. Keyakinan harus disertai dengan kebenaran. Ayolah terbuka, akui kelemahan dirimu sendiri.

 

Dua suara di relung hati itu terus terdengar saat sakit itu datang. Dua suara itu bersahutan, bagai dialog dua orang yang sedang meyakinkan diri satu sama lain. Akan ikut suara yang mana? Aku bingung.


#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Suara

#writoberday2

Selasa, 12 Oktober 2021

Baik-baik saja

 

"Kamu baik-baik saja"

Suara itu terus bergema di otakku Meyakinkan diri ini, bahwa semua baik-baik saja. Semua rasa sakit yang ada, hanya bentuk dari ketidakberesan hati dan kurang mensyukuri nikmatNya.

 

Seperti yang berulang kali suamiku bilang, aku harus jadi orang yang bersyukur. Jangan semua dihitung, bersyukur saja, maka Allah akan tambah nikmatNya.

 

"Kamu baik-baik saja"

Tiba-tiba bergema di relung hatiku. Kujawab jelas, ya aku baik-baik saja. Tentu aku akan baik-baik saja, andai semua rasa sakit ini bisa kuhilangkan dengan segera.  Andai obat penghilang rasa sakit yang kumiliki, bisa kuminum kapan saja.

 

“Kamu baik-baik saja”

Terus bergema di otakku, menjadi pengantar tidur yang paling mujarab untuk mengusir semua rasa sakit ini.

 

#Writober2021

#RBMIPJakarta
#Gema

#writoberday1