Jumat, 12 Januari 2018

Games level #11_day#3_review diskusi Kelompok Menali

Pentingnya Pendidikan seksual sejak dini

Dari diskusi Kelompok Menali, Saya mendapatkan ilmu yang banyak. Orangtua terkadang masih merasa tabu utk menjelaskan ttg pendidikan seksual pada anak. Padahal Sebaiknya anak mendapatkan langsung pendidikan seksualnya dari orangtua.
Dimulai dari pengenalan aurat di rumah. Bagaimana orang tua menjaga aurat mereka. Lalu menjadikan anak mereka menjaga auratnya meski di dalam rumah sekalipun.
Interaksi antara anak2 dengan saudara kandung mereka yg sejenis Dan tidak sejenis harus benar2 diperhatikan orang tua sejak dini. Karena ini akan berdampak besar pada perkembangan fitrah seksualitas anak. pemisahan kamar antara anak laki-laki Dan anak Perempuan. Menerapkan aturan tetang keluar masuk kamar orang tua merupakan bagian dari  pendidikan seksualitas yang harus diajarkan sedini mungkin.

Kamis, 11 Januari 2018

Games Level#11_day#2_Resume Diskusi Kelompok Five Star

peran orang tua dalam membangkitkan fitrah seksualitas anak

Sebagai orang tua kita memiliki peran penting untuk  membangkitkan fitrah seksualitas pada anak kita. Jangan sampai anak kita menjadi anak yang bingung tentang jenis kelamin dan bisa berlanjut kepada perannya. sebagai orang tua, kita harus tau tahapan dan langkah yang harus kita lakukan dalam membangkitkan fitrah seksualitas anak. dari diskusi tadi malam kelompok five star memberikan materi yamg sangat singkat, jelas dan padat dan sangat mudah dimengerti.

Membangkitkan Fitrah Seksualitas Pra Latih 0-7 Tahun 🔥
Peran Orangtua dalam membangkitkan fitrah seksualitas pra latih :

1⃣Dekat dengan ibu 0-2 tahun

2⃣Dekat dengan ayah Dan bunda 3-6 tahun.  paham perbedaan laki-laki Dan perempuan.

3⃣Kenalkan organ tubuh ketika mandi dan bersuci.

4⃣Jelas pembagian peran di rumah antara ayah dan bunda.

5⃣Mengenalkan batas aurat laki-laki Dan perempuan.

6⃣Melatih tidur sendiri.

7⃣Menjaga hubungan suami istri di depan anak2.

🔥 Membangkitkan Fitrah Seksualitas Usia 7-14 (Pre Akil Baligh) 🔥

1⃣Laki-laki didekatkan dengan ayah, perempuan didekatkan dengan ibu.

2⃣Dikenalkan dengan batasan aurot laki2 dan perempuan Dan rasa malu.

3⃣Tidur terpisah dengan orangtua.

4⃣Melatih peran sebagai laki-laki dan perempuan.

5⃣Dilatih untuk mengerjakan pekerjaan di rumah.

6⃣Diberikan pemahaman tentang pubertas (haidh dan mimpi basah) .

7⃣Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak lelaki, Dan feminitas pada anak perempuan.

8⃣Dikenalkan dengan fungsi organ seksual (sex education).

9⃣Orangtua harus kenal dengan siapa mereka bergaul.

Semua tahapa ini dapat kita lakukan dan saling berbagi peran dengan ayah mereka agar anak-anak menjalankan semuanya dengan baik.

Rabu, 10 Januari 2018

Kisah keledai Dan sepeda listrik

Sore ini, kembali kukayuh sepeda listrik untuk mengantar mujahidahku bertemu ustadzah mereka. Sepeda listrik yang lucu Dan imut itu memang selalu menjadi penolong kala motor tidak ada.
Namun, ketika magrib menjelang, mujahidahku yang pertama sedikit keberatan ketika Tau bahwa ia akan diantar menggunakan sepeda listrik. Malu katanya, semua orang dijalan melihat kami. Aku hanya menghela nafas dan memintanya untuk tetap Naik, Karena sudah terlambat. Sambil menunggunya pakai kaus kaki, aku berujar, Ada kisah keledai, seorang anak Dan ayahnya yang akan mamah ceritakan pada kakak Saat disepeda nanti.
Jadilah sepanjang jalan, Saya menceritakan kisah itu seperti yg Ada di blog ini http://harian-hikmah.blogspot.co.id/2015/06/kisah-luqman-al-hakim-dan-keledai.html?m=1
Sambil mengayuh sepeda ketika menanjak, lalu menurun, lalu sampailah kami di masjid tempatnya menimba ilmu. Sesampainya dimasjid kujelaskan padanya, hauwa orang lain akan membicarakan Kita, tentang tingkah laku kita yang mereka lihat, tetap jalan sesuai yang Kita anggap benar selama itu tidak melanggar syariah. Jangan merasa terganggu dng pandangan Dan omongan orang lain, Karena Kita yg menjalani kehidupan Kita, Kita yg Tau kenapa Kita harus begini Dan begitu, tidak perlu orang lain Tau.

Ahhh sore yg penuh makna bersama mujahidahku yang beranjak menjadi wanita.......jangan cepat besar nak....mamah akan merindukanmu...


Games Level#11_day#1_Review Diskusi Kelompok Empat-i

Diskusi Kelompok Kali ini giliran Kelompok Empat-i, yang Saya Ada didalamnya..
Materinya bertemakan: Teman Belajar Ayah dalam membangkitkan fitrah seksualitas.
Tema ini mengemuka di Kelompok Empat-i Karena menurut kami yg memiliki peran besar dalam fitrah seksualitas anaknterutama di Usia 10-14 tahun adalah ayah. Namun, fenomena futher hunger menurut Ayah Irwan Rinaldi, menjadikan anak2 Kita banyak yg tidak memiliki fitrah seksualitas yg benar. Keberadaan ayah sangat penting dalam fase ini. Banyak ayah yang tidak memahami atau kurang memahami, akhirnya tidak bs mengambil perannya dengan baik. Perannayah yang signifikan ini akhirnya membuat ibu harus menjadi teman belajar ayah, agar ayah pun bisa memahami perannya sesuai fitrah seksualitas seorang laki-laki yg sdh Allah gariskan.
Menjadi teman belajar ayah juga membuat ibu kembali memahami fitrah seksualitas ya sebagai Perempuan. Menjadi teman yang sesungguhnya agar suami Kita bisa menjalankan perannya, lalu bisa menjadi ayah yg sesuai dengan perannya, sehingga fitrah seksualitas anak2 Kita sesuai dengan yang seharusnya.
Diskusi yang hangat dengan materi voice notes dari suara Saya sendiri, membuat emosi Saya teraduk saat Saya sendiri membacakan hasil Diskusi Kelompok kami......