Kamis, 24 November 2016

NICE HOMEWORK #6 Matrikulasi IIP Batch#2

NICE HOMEWORK #6

BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

 RUTINITAS

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

1. Menemani anak-anak belajar
2. menemani anak-anak bermain
3. Menghafal Al Qur'an

3 aktivitas yang paling tidak penting:
1. Main gadget
2.  Tidur
3. Browsing tidak penting

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
main gadget :'(


aktivitas rutin:
Tilawah
murojaah
memasak dan menyiapkan anak-anak
menemani anak-anak belajar dan bermain

aktivitas pekanan
senin 7.00-8.00 familiy meeting
selasa jam 7.30-10.30 LTQ
Rabu 15.30-17.30 Taman Baca
Kamis 8.00-9.30 LTQ
Kamis 9.30-14.00 ,menemani anak-anak ikut KSUPER
Sabtu 14.00-18.00 Kajian Rutin


kandang waktu untuk aktivitas rutin:

  • Tilawah dan murojaah:  4.00-5.15
  • belanja sayur, Memasak dan menyiapkan anak-anak 5.15-7.00
  • Memasak sore bila waktu pagi belum selesai
  • menemani anak-anak belajar dan bermain  seluruh waktu diluar kegiatan memasak



6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

jadwal harian saya




7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.
semoga bisa berjalan sesuai rencana


Sabtu, 19 November 2016

NHW#5 Matrikulasi IIP Batch#2

_NICE HOMEWORK #5_
_MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #2_

πŸ“ *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*πŸ“ (Learning  How to Learn)

Setelah malam ini kita mempelajari  tentang “Learning How to Learn”  maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.

Saya tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.

Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.

Bukan hasil  sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.

Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Dalam menerjemahkan NHW#5 ini dng meng evaluasi dan menuju kembali design pembelajaran utk anak2 saya yg telah saya buat pada saat matrikulasi batch#1..terutama utk Anak yg pertama dan kedua.
Setelah ditinjau ulang, di evaluasi bersama suami, kami memutuskan utk tetap memaksimalkan apa yg sdh kami buat.

Memetakan potensi anak 
Anak pertama, Nayla Belva Taqiiyah, Usia 8tahun

Fitrah ilahiyah: di usia Belva yang sekarang, belva sangat yakin kepada Allah, dan memiliki keyakinan berdoa yang sangat tinggi. untuk semakin menumbuhkan fitrah ilahiyahnya, kami memiliki program liqo keluarga yang diisi oleh ayahnya, yang diberi judul liqo Dienul Islam, yang barusaja berjalan 1kali pertemuan.

Fitrah Belajar: Belva mulai suka membaca buku, novel dan koran. Kesukaannya membaca membuat kami memintanya untuk menjadi salah satu relawan pembaca buku untuk anak-anak di taman bacaan warga yang kami dikiran.

Fitrah Bakat: sampai saat ini, Belva terlihat sangat menggemari 3hal: Memasak, Kelinci, dan Craft. Dari ke3 kami selalu melihat binar mata yang memancar dan melakukan ke3 hal tersebut belva tidak pernah bosan dan kami tidak pernah sulit meminta belva melakukannya. Sekarang belva setiap hari memasak minimal satu masakan untuk belva sendiri, maupun untuk hidangan keluarga. Di kelinci, kami sudah mempertemukan belva dengan maestro-nya dan mengikutkan belva kedalam komunitas peternak kelinci di depok dan belva dalam 2bulan ini sudah menjual kelinci hasil ternaknya. Untuk craft belva masih belum memilih ingin fokus dimana dan masih mengeksplor.

Fitrah Perkembangan: di usianya ini belva mampu berpikir kritis, belva mulai berpikir untuk menjalankan usaha dan sekarang yang sedang mengemuka adalah keinginannya untuk memiliki cita-cita yang keren.

Anak kedua, Fatimah Ghaziah Dhabitah, usia 4tahun

Fitrah Ilahiyah: Ghaziah sudah menunjukkan keinginan yang besar dalam mengenal Allah, mulai dari mengucapkan kalimat thayyibah, memuji Allah dan ber istigfar. 

Fitrah Belajar: Ghaziah sudah menunjukkan ketertarikan dalam belajar mengaji dan membaca buku. Ghaziah sudah bisa menjelaskan buku kembali dengan baik. ghaziah sudah mulai tertarik untuk belajar matematika dan menulis. ketertarikannya pada bahasa selian bahasa indonesia juga sudah mulai ada.

Fitrah Bakat: Ghaziah masih mengikuti kakaknya dan sering membantu kakaknya mengurus kelinci dan masak.

Fitrah Perkembangan: Ghaziah sudah dapat mengingat berbagai peristiwa yang dialaminya dan ingatannya sangat kuat dan sudah bisa berpikir sebab akibat dengan baik.

Anak ke3, Muhammad Iftikhar Al Fath, Usia 2tahun

Di usianya yang 2tahun, Al Fath sudah dapat berbicara dengan lancar dan bisa diajak komunikasi dengan baik. Al-Fath sudah bisa mengemukakan pendapat, bisa mengungkapkan rasa bila ada yang tidak nyaman pada dirinya. ketertarikannya pada buku dan Al qur'an juga tinggi.


Dari sini kemudian kami membuat kurikulum untuk Anak2. kami menggunakan 10 karakter kepribadian muslim Imam Hasan Al Banna sebagai acuan kami mengembangkan fitrah dan karakter anak dan kami menurunkannya dalm kurikulum yang akan kami evaluasi setiap bulan. berikut kurikulum untuk anak-anak kami yang telah saya sepakati dengan suami.

Kurikulum untuk Belva, Usia 8th






Kurikulum Anak kedua fatimah ghaziah dhabitah 4tahun



Kurikulum untuk Anak ke 3 Muhammad Iftikhar Alfath usia 2th






Dalam proses perenungan mengerjakan NHW#5 ini cukup membuat saya banyak melakukannya evaluasi. Jumat malam saya dan suami membahas semuanya, dan akhirnya kami menetapkan untuk mengembangkan fitrah anak anak dengan melanjutkan kurikulum yg pernah kami buat, dan perencanaan evaluasi melalui family meeting setiap senin pagi dan evaluasi kami berdua. 




Sabtu, 12 November 2016

REVISI NHW #1

#tugasMinggu1
#NHW1

πŸ“šNICE HOMEWORK #1πŸ“š

ADAB MENUNTUT ILMU

Dalam materi "ADAB MENUNTUT ILMU" kali ini, NHW nya adalah sbb:
1. Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini.
Jurusan ilmu yang saya pilih adalah"LITERASI"

2.Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut.
Alasan terkuat saya memilih ilmu " LITERASI", adalah:
  •         Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
  •  meningkatkan kecerdasan literasi keluarga dan masyarakat

3. Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut?
Strategi saya dalam mencari ilmu “literasi”, adalah:
  •     Membaca buku tentang literasi dan membangun kecerdasan literasi
  •    Mengikuti kelas off line dan online tentang literasi
  •    Memilih guru dan belajar dari para praktisi penggiat literasi di indonesia
  •     Mempraktekkan ilmu di rumah dengan melibatkan keluarga dan tetangga
  •   Mencoba mengamalkan ilmu dengan mengelola taman baca
  • Mengajak dan terus berusaha mengamalkan ilmu
4. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut.
Perubahan sikap yang harus saya perbaiki adalah kedepannya saya harus lebih disiplin, fokus, dan rajin mencari informasi tentang ilmu literasi.

πŸ“šNICE HOME WORK #4 Kelas Matrikulasi IIP Batch #2

πŸ“šNICE HOME WORK #4

πŸ€MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH


I.  Membuat Kurikulum Belajar yang “Gue Banget”
a. Belajar konsisten untuk mengisi checklist harian, yang sudah anda buat di Nice Homework #2. Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

--> untuk ceklist, sudah dilakukan saat family meeting setiap senin pagi jam 7.00-8.00. kembar ceklist saya pribadi sdh saya isi, ceklist suami sdh diisi juga, utk ceklist sbg Ibu, diisi oleh Anak pertama dan kedua.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #2, kemudian tetapkan pada diri bunda, Misi Hidup apa yang kita emban di muka bumi ini, bidang apa yang ingin anda kuasai.

Saat saya mengerjakan NHW sebelumnya, saya masih fokus dengan bidang urban farming yg saya geluti hampir 2tahun ini. Tapi sepertinya setelah saya renungi dan membaca apa yg Allah takdirkan untuk saya saat ini dan kedepannya, saya merasa harus merevisi kembali bidang yg akan saya fokus utk mengembangkan diri saya di dalamnya. Ketika saya mulai fokus mengajarkan Anak saya membaca dan menulis, membuka taman bacaan di lingkungan rumah, membuat saya terusik utk mempelajari ttg literasi. dari membangun kecerdasan literasi di rumah dan dimasyakat, ilmu berkebun yang sudah saya miliki bisa digunakan kembali. dan berkebun tetap saya lakukan untuk kebutuhan saya di rumah dan komunitas-komunitas berkebun yang sudah saya ikuti.
Berarti saya harus merevisi NHW#1.

--> nah misi hidup ini yg menjadikan saya terus bisa bertahan sampai saat ini...saya bahagia jika melihat orng lain  merasakan manfaat dr diri saya..
Terutama buat anak2 saya...buat suami..buat keluarga, buat tmn dan lingkungan..
Saya akan merasa bahagia meski cm bisa menunjukkan arah jalan kpd suami atau adik saya, meski mungkin sebenrnya mereka bs cari jalan sendiri via google map..tp ktika mrk bertanya pada saya dan saya berhasil jd google map buat mrk...maka rasa bahagia itu muncul...
Bismillah.. saya menetapkan...
Misi Hidup  : menjadi manusia yg bermanfaat utk keluarga dan orang lain
Bidang         :  Literasi
Peran   :  fasilitator
c. Setelah itu susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

--> buat saya...bermanfaat utk keluarga itu berarti saya menguasai dan mengamalkan smua ilmu2 ttg pendidikan ibu dan anak yg sdh ada di kurikulum bunda professional...itu hrs masuk dlm ilmu yg hrs saya pelajari..

Untuk bermanfaat dlm keluarga saya harus kembali mempelajari dan mengamalkan ilmu:
1. Bunda sayang: smua hal ttg bgmn menjadi bunda sayang, terutama di bidang komunikasi dng anak yg menjadi PR terbesar saya.
2. Bunda cekatan:  manajemen pengelolaan diri harus terus diamalkan.
3. Bunda produktif: disini saya menetapkan bahwa saya bs produktif
4. Bunda shaleha: ilmu ttg berbagi manfaat kpd orang lain akan erus saya pelajari dan amalkan sesuai dng tarbiyah yang saya ikuti.

--> bermanfaat utk orng lain dalam bidang literasi, ilmu yg harus saya pelajari adalah:

1.  Ilmu ttg kepustakawanan (berbagai metode dan caranya) dilakukan dengan: membaca literatur, menemui ahli nya, mengikuti diskusi, seminar.
2. membangun kecerdasan literasi, dilakukan dng: membaca literatur, menemui ahli dan praktisi, belajar langsung dr mereka, mengikuti berbagai forum taman baca.

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Saya dulu menetapkan KM 0 saya pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang saya di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari saya dedikasikan 8 jam waktu saya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.  Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang saya buat saat itu :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
--> untuk menjadi bermanfaat bagi keluarga dan menjalani diri sebagai ibu professional sbenernya terlambat saya pelajari, saat itu sdh lahir anak pertama saya..dimulai fokus mempelajari dibtahun 2013...tp utk mengamalkannya masih harus belajar sampai saat ini..
Utk bermanfaat bagi keluarga dan mempelajari ilmu bunda professional akan kembali saya ulang:
KM 0-KM1 : tahun 2016 bulan juni-desember menguasai dan mengamalkan ilmu bunda sayang dan bunda produktif
KM2-dst: tahun 2017 hingga akhir hayat,  istiqomah menerapkan ilmu2 bunda professional

--> untuk bermanfaat di bidang literasi.

Saya sudah memulai membangun taman bacaan di lingkungan rumah, mulai akhir mei 2016. Saat itu saya mengikuti sebuah sekolah pemberdayaan masyarakat dan  mendapat tugas pemetaan sosial yang harus saya jalani karena saya. Dari situ kemudian saya serius memetakan masalah sosial yang terjadi dengan banyak mengobrol dengan tetangga dan masyarakat. Masalah anak-anak usia SD yang mengakses vidio porno karena adalah salah satu rumah makan yang memberikan akses wifi gratis tanpa password di akses anak-anak. maslaah itu mengemuka dan setelah saya mencoba melakukan pendekatan pada berbagai pihak, muncullah keinginan dari orang-orang yang saya temui untuk mendirikan taman baca. saat ini taman baca yang saya dirikan sudah dikelola bersama karang taruna. Setelah melakukan berbagai perenungan, bertanya kepada para pendahulu pendiri taman bacaan yang sudah eksis, saya memetakan milestone saya di dunia literasi mulai bulan november ini.

KM0-KM3: 2016-2017  ini saya fokus mengelola taman bacaan dan membuka jejaring dan menyerap ilmu tentang kecerdasan literasi dari berbagai ahli dan praktisi
KM4-5: tahun 2018  akan fokus mengelola taman bacaan menjadi tempat nyaman bagi warga RT06 Rw07 dan dikenal  di jakarta selatan
KM6-7-: tahun 2019 akan fokus mengelola taman bacaan di tempat lain di kelurahan srengseng sawah dan membagikan ilmu saya kepada orang lain dengan mengisi seminar dan talkshow
KM8-9: tahun 2020  akan fokus mengelola taman bacaan menjadi center of excelence masyarakat kelurahan srengseng sawah
KM9-10: tahun 2021 akan fokus mengelola taman bacaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat
1tahun= 1.820jam

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

--> merevisi NHW#2

*bagian menguasai bidang literasi:
Utk mencapai 10.000jam dalam waktu 6tahun. Maka saya akan meluangkan waktu sepekan 35jam utk belajar dan praktek tentang membangun kecerdasan literasi masyarakat.


Bentuk 5jam sehari ini adalah
Revisi ceklist NHW#2
1. Membangun kecerdasan literasi dengan menulis dan membaca bersama anak-anak di rumah1jam, 30 menit di pagi hari, 30 menit sebelum tidur. 
2. Mulai membaca buku tentang literasi 30menit perhari setelah anak2 tidur
3. Memantau perkembangan grup taman baca pemberdaya dan berpartisipasi aktif 1jam sehari dari 4jam gadget hours yg saya miliki.
4. Mengakses internet 1 jam perhari utk mempelajari hal2 sesuai kurikulum yang sdh saya buat. --> bisa bersama anak2 dan suami
5. Menuliskan resume saya pelajari dalam waktu 30menit.
3jam bs saya lakukan bersama anak2 dan suami sisa 2jam nya saya harus mengurangi jam tidur saya.....yg skrng jam tidurnya kebanyakan....
6. Menambah jadwal read aloud dan dongeng di taman bacaan menjadi 2kali setiap pekan (satu kali selama 2jam)
7. mengelola taman bacaan dan pengurusnya 3jam setiap pekan

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan
Nah bagian ini yang harus ditandai...diingat2...dan harus memiliki reward dan punishment diri..
Kalau saya melewatkan waktu2 tersebut saya hrs mengurangi gadget hours saya sebagai pengganti waktu tsb..Alhamdulillah sampai saat ini..bisa istiqomah dng gadget hours Alhamdulillah...
Bismillah...dng niat yg sdh tertuliskan..smg Allah memberi kemudahan..   Aamiin...



Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.



Sabtu, 05 November 2016

NHW#3 Kelas Mtrikulasi IIP Batch2



NICE HOMEWORK #3
πŸ“šMEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH πŸ“š
Bunda, setelah kita belajar tentang "Membangun Peradaban dari Dalam Rumah" maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.
πŸ‘¨πŸ‘©πŸ‘¦πŸ‘¦Nikah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

mari kita bahas dan kita jawab satu persatu...
a. kali ini surat cinta nya tidak di publish di blog ini, tidak seperti yang lalu..
respon suami kali ini lebih membahagiakan dari sebelumnya, dan suami perlahan sudah menjadi komandan team yang lebih semangat dari sebelumnya. pagi setelah saya menyampaikan "surat cinta" itu jd pagi yang akan terus menjadi penyemangat untuk saya dan suami menapaki jalan panjang kehidupan kami. 

b. Memetakan potensi anak 
 
Anak pertama, Nayla Belva Taqiiyah, Usia 8tahun

Fitrah ilahiyah: di usia Belva yang sekarang, belva sangat yakin kepada Allah, dan memiliki keyakinan berdoa yang sangat tinggi. untuk semakin menumbuhkan fitrah ilahiyahnya, kami memiliki program liqo keluarga yang diisi oleh ayahnya, yang diberi judul liqo Dienul Islam, yang barusaja berjalan 1kali pertemuan.

Fitrah Belajar: Belva mulai suka membaca buku, novel dan koran. Kesukaannya membaca membuat kami memintanya untuk menjadi salah satu relawan pembaca buku untuk anak-anak di taman bacaan warga yang kami dikiran.

Fitrah Bakat: sampai saat ini, Belva terlihat sangat menggemari 3hal: Memasak, Kelinci, dan Craft. Dari ke3 kami selalu melihat binar mata yang memancar dan melakukan ke3 hal tersebut belva tidak pernah bosan dan kami tidak pernah sulit meminta belva melakukannya. Sekarang belva setiap hari memasak minimal satu masakan untuk belva sendiri, maupun untuk hidangan keluarga. Di kelinci, kami sudah mempertemukan belva dengan maestro-nya dan mengikutkan belva kedalam komunitas peternak kelinci di depok dan belva dalam 2bulan ini sudah menjual kelinci hasil ternaknya. Untuk craft belva masih belum memilih ingin fokus dimana dan masih mengeksplor.

Fitrah Perkembangan: di usianya ini belva mampu berpikir kritis, belva mulai berpikir untuk menjalankan usaha dan sekarang yang sedang mengemuka adalah keinginannya untuk memiliki cita-cita yang keren.

Anak kedua, Fatimah Ghaziah Dhabitah, usia 4tahun

Fitrah Ilahiyah: Ghaziah sudah menunjukkan keinginan yang besar dalam mengenal Allah, mulai dari mengucapkan kalimat thayyibah, memuji Allah dan ber istigfar. 

Fitrah Belajar: Ghaziah sudah menunjukkan ketertarikan dalam belajar mengaji dan membaca buku. Ghaziah sudah bisa menjelaskan buku kembali dengan baik. ghaziah sudah mulai tertarik untuk belajar matematika dan menulis. ketertarikannya pada bahasa selian bahasa indonesia juga sudah mulai ada.

Fitrah Bakat: Ghaziah masih mengikuti kakaknya dan sering membantu kakaknya mengurus kelinci dan masak.

Fitrah Perkembangan: Ghaziah sudah dapat mengingat berbagai peristiwa yang dialaminya dan ingatannya sangat kuat dan sudah bisa berpikir sebab akibat dengan baik.

Anak ke3, Muhammad Iftikhar Al Fath, Usia 2tahun

Di usianya yang 2tahun, Al Fath sudah dapat berbicara dengan lancar dan bisa diajak komunikasi dengan baik. Al-Fath sudah bisa mengemukakan pendapat, bisa mengungkapkan rasa bila ada yang tidak nyaman pada dirinya. ketertarikannya pada buku dan Al qur'an juga tinggi.


Potensi diri, Keluarga dan Lingkungan

setelah malang melintang di dunia ini sudah 34 tahun, akhirnya saya sudah menemukan potensi diri saya yaitu sebagai “fasilitator”, mata saya selalu berbinar dan bahagia bila saya berhasil memfasilitasi sebuah acara atau mempertemukan seseorang atau sekelompok orang dengan apa yang mereka butuhkan.

Kegemaran saya berkebun 2tahun belakangan ini, membuat saya memfasilitasi beberapa teman dan tetangga mengolah sampah organik mereka, yang selama ini mereka keluhkan. saya memfasilitasi mereka untuk bisa berkebun di teras mereka masing-masing, dengan memanfaatkan sampah organik mereka. saat ini saya sedang mencoba memfasilitasi ibu-ibu dilingkungan rumah kami untuk berkebun rimpang-rimpangan dan membentuk usaha kue khas betawi "biji ketapang" berbagai macam rasa. saya mencoba memfasilitasi mereka agar mereka bisa terus berdaya dan memanfaatkan potensi yang mereka miliki.

Selain berkebun, saya dan suami, turut memfasilitasi komunitas kelinci “Pocin Rabbitry” yang belva ikuti untuk mendapatkan yang merkea butuhkan dnegan jaringan yang kami miliki.

Dari hasil kami ngobrol-ngobrol dengan warga di lingkungan juga akhirnya kami sekeluarga memfasilitsasi pendirian “Taman Baca Warga 67” yang diadakan 2kali dalam sepekan. Kami membawa buku-buku yang kami miliki ke lapangan didepan sekretariat RT untuk dibaca oleh semua warga dan kami mengundang teman-teman yang memiliki potensi untuk menyumbangkan yang mereka miliki di taman bacaan tersebut. untuk taman bacaan, perkembangannya sudah jauh lebih baik, kami berhasil merangkul karang taruna RT untuk berkolaborasi mengembangkan taman bacaan yang bukunya bisa dipinjam oleh seluruh warga RT dirumah kami. kolaborasi selanjutnya adalah kami diminta untuk mencarikan guru teater untuk anak-anak karang taruna berlatih teater. dan banyak lagi program yang sudah kami rancang bersama mereka. semoga semua yang telah kami rencanakan dapat berjalan dengan baik.

Saya dan suami sangat bersyukur memiliki teman-teman yang banyak dan dari berbagai keahlian sehingga kami bisa memberikan kontribusi kepada lingkungan dengan bantuan teman-teman yang kami miliki.