Rabu, 13 Desember 2017

Game level10_day#6_panda pandi

Terinspirasi dari boneka panda lucu yang kami miliki, maka mengalirlah dongeng sebelum tidur malam ini.
Panda dan Pandi
Dua kakak beradik panda yg ingin sekali mencoba kelezatan bambu di hutan sebelah tempat tinggal mereka.
Pandi bercerita pada panda bahwa ia sudah pernah mencoba kelezatan panda di hutan sebelah. Lalu Pandi mencari berbagai cara agar bisa merasakan bambu itu.
Panda berusaha mendapatkan izin ibu bapaknya, karena panda selalu berusaha bertindak atas izin bapak dan ibunya. Panda selalu mengatakan kepada bapak ibunya bahwa ia ingin sekali jalan jalan ke arah hutan itu, agar ia mengetahui ada apa saja di hutan itu. Sampai suatu hari Pandi memiliki ide untuk mengunjungi sahabat nya yang tinggal di dekat hutan itu.
Lalu panda dan Pandi berusaha meminta izin agar di perbolehkan kerumah sahabatnya itu. Bapak dan ibu mengizinkan mereka namun mereka harus diantar oleh bapak ibu.
Tibalah mereka melewati hutan Bambu itu, melintaslah seekor ular sanca besar Dan gendut yang sepertinya baru saja memangsa sesuatu. Mereka menghentikan langkah Dan menepi. Setelah ular berlalu, mereka melaniutkan perjalanan kerunah teman Pandi. Sepulang mereka dari urusan dengan teman Pandi, bapak Dan ibu mengajak mereka berbincang dan menanyakan kesan tentang perjalanan.
Panda mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan mengerikan yang tadi baru saja mereka alami. Panda tidak Tau bila bapak ibu tidak menemani. Pandi pun mengungkapkan perasaan yang sama.
Bapak pun akhirnya berkata, bahwa ketika mereka melarang sesuatu, itu berdasarkan pengalaman mereka, mereka hanya ingin anak mereka Aman. Panda dan Pandi langsung memeluk bapak ibu bersamaan Dan berterimakasih.

Sabtu, 09 Desember 2017

Game Level10_day#5_Tentang Chrisye

Behind the story:
Kemarin saya dan suami menyempatkan diri untuk pergi berdua, kami memakai istilah memelihara cinta. Karena beberapa pekan suami sibuk bolak-balik keluar kota. Malam kemarin kami memilih menonton film Chrisye. Salah satu lagu beliau "ketika tangan dan kaki bicara" selalu kami jadikan contoh jelas pada Belva, bahwa suatu hari nanti kita akan mempertanggungjawabkan semua yg kita perbuat, sekecil apapun.

Jadilah malam ini, saat kami dalam perjalanan kerumah mbahnya anak-anak,dongeng tentang kisah hidup Chrisye jadi dongeng untuk kakak Belva. Saya menceritakan tentang bagaimana Chrisye akhirnya menemukan hidayah dan memutuskan menjadi mualaf. Bagaimana ekspresi Chrisye saat mendengar adzan berkumandang. Saya menceritakan bagaimana di film itu Chrisye mengungkapkan bahwa masuk Islam bukan karena akan menikah dengan istrinya.
Lalu sampailah pada saat menceritakan rekaman lagu "ketika tangan dan kaki bicara" bagaimana Chrisye tidak bisa menyanyikan lagu itu, sampai Chrisye harus menelepon Taufik Ismail dan Taufik Ismail menceritakan bahwa syair lagu itu dari QS.Yasin:65. Chrisye berhasil menyanyikan dan menyelesaikan rekaman lagu itu setelah wudlu dan shalat terlebih dahulu.
Saya menambahkan cerita pada Belva, bahwa kisah Chrisye menyanyikan lagu itu dengan hatinya, dan sampai ke hati orang lain berapa orang yg mendapat hidayah dari lagu itu. Setiap orang bisa berdakwah dengan caranya masing-masing dan berdakwah lewat lagu dilakukan oleh Chrisye. Akhirnya ditutup dengan mendoakan almarhum semoga Almarhum Husnul khatimah, diterima segala amalnya, di lapangkan alam kuburnya.

Jumat, 08 Desember 2017

Game level10_Day#4_Gadis Seluncur Salju

Gadis seluncur Salju

Behind the story:
Ghaziah Dan Al-Fath suka sekali bermain seluncur dengan memakai kaos kaki. Mereka selalu membayangkan itu di salju. Kali ini saya langsung membuat cerita tentang gadis seluncur salju.

Pada suatu hari ada gadis yang hobinya berseluncur diatas salju. Sang gadis rajin berlatih, sampai akhirnya si gadis berhasil mengikuti berbagai lomba. Sampai akhirnya sang gadis berhasil menjadi juara dunia. Cerita selanjutnya ada di Vidio berikut ini.


Senin, 04 Desember 2017

Level 10_Day#3_Mancing Ikan

Mancing ikan

Behind the story:
Sebelum tidur Al-Fath mengajak saya memancing dan meminta saya ikut menarik pancing dengan cara melempar guling ke bawah tempat tidur, lalu menarik talinya dr atas kasur. Ikan besar katanya. Ini aha moment utk melanjutkan cerita tentang memancing. Setiap saya mendongeng Al-Fath selalu ikut berperan ikut menyelami cerita yg saya kisahkan. Jadilah saya pun mengikuti alur yg diungkapkan Al-Fath.

Mari kita mancing pak, kita harus cari ikan untuk kita makan hari ini. "Ayo bu kita tarik ikannya" Al-Fath selalu ingin ikut terlibat setiap saya memba hi hicakan cerita. Tarik yang kuat pak, semoga ini menjadi rezeki kita hari ini. Wah berat pak, semoga ini ikan besar.  "Iya Bu ayo kita tarik" ujarnya. Iya pak ayo, bismillah.. Alhamdulillah, teriaknya ketika guling terangkat. Alhamdulillah akhirnya ikan terangkat dan dijadikan lauk makan malam oleh sebuah keluarga. Mereka bersyukur mendapatkan ikan untuk makan hari ini. "Ayo kita bakar ikannya Bu terus kita makan, Al-Fath langsung mengambil posisi mengipas guling dan mengecek masakannya. "Sudah matang Bu, ayo kita makan," ujarnya. Alhamdulillah ayo pak kita makan rezeki kita hari ini. Mereka kemudian makan dengan berdoa. Lalu Al-Fath memulai berdoa makan. Dengan semangat Al-Fath makan dengan kedua bayangan. Bapak, makannya cukup pakai tangan kanan saja ya, tangan kiri tidak usah ikutan. Lalu selesai makan dan kembali berdoa, Alhamdulillah Allah memberikan kita rezeki yang besar hari ini semoga besok kita dapat lagi. Lalu keluarga itu dapat beristirahat dengan tenang.




Jumat, 01 Desember 2017

Games Level 10_Day#2_Mobil Macet

Mobil Macet

Behind The Story:
kami hari ini silaturahim kerumah pakde yang sedang umroh, disana kaak sepupunya anak-anak mempunyai koleksi mobilan yang banyak. begitu datang alfath langsung tertarik dan sibuk bermain. ketika saya membantu sepupunya yang lain membuat prakarya, alfath menarik tangan saya untuk bermain dan meminta saya cerita di mobil yang dibariskannya rapih. maka cerita mobil macet pun dimulai. 

waduh..mobil aku macet nih, ada apa ya didepan?, alfath memulai cerita. ada si komo lewat, ujar saya. Ih, mamah, bukan, itu di depan ada traktor besaaar mogok, alfath kembali memulai cerita siang ini. ah iya, betul, ada mobil traktor besaar sedang membetulkan jalanan, saya berkata sambil mengambil dua buah lego berbentuk manusia. Bapak, ini sedang terjadi kemacetan panjang, bagaimana kita selesaikan permaslaahan ini. alfath langsung berperan sebagai polisi, aduh bapak polisi juga bingung ini pak, ujarnya. BApak polisi, ayo kita cari cara supaya kemacetan ini segera berakhir, saya kembali menimpali. Ah, saya tau pak, bagaimana kalau kita dorong saja traktor ini, pekerjaannya udahan dulu, biar mobil ini semua bisa lewat, sambung alfath. wah, ide bapak bagus sekali, bagaimana kita mendorongnya? tanya saya. lalu alfath memijalankan lego saya dan mengambil legonya mendorong mobilan exavator besar yang melintang didepan mobil panjang yang disusunnya. ayo pak bantu dorong lebih keras lagi, ayoo, Alhamdulillah, alfath melanjutkan ceritanya sendiri, saat itulah saya mengambil gambarnya.



alhamdulillah, baiklah pak polisi kemacetan bisa k=teratasi, ujar saya setelah mengambil fotonya. iya betul, saya turun ya, mari kita atur mobil-mobil biar bisa lewat, amri bantu saya ya pak, alfath melanjutkan ceritanya. mari pak saya bantu dengan senang hati, ujar saya. 

Alhamdulillah, kami berdua bisa bermain dnegan seru dimanapun dan kapanpun. dan kali ini saya menemukan aha moment bahwa alfath yang berusia 3tahun, bisa menemukan sendiri solusi atas permasalahan yang sedang dihadapinya. semoga Allah mudahkan untuk terus istiqomah.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination



Kamis, 30 November 2017

Games Level 10_Day#1_Nenek Rambut Jagung

Nenek Rambut Jagung

Behid the story:
Cerita pagi ini dimulai saat alfath (3th) menemani saya menyiangi sayuran untuk jum’at berbagi besok. Alfath memilih menguliti jagung muda dari kulitnya, terus alfath mulai membahas rambut jagung yang seperti rambut nenek-nenek. Mirip dengan rambut umminya (ibu saya yang rambutnya tidak hitam).

Mulai lah saya berkisah tentang nenek berambut jagung.
Pada suatu hari ada seorang nenek berambut jagung, rambutnya mengkilap terkena sinar matahari. Nenek itu sedang berjalan, terus berjalan, sampai nenek itu sampai disebuah pohon dan bertemu tiga anak yang sedang bermain, “itu aku yang main sama oci dan bebel” Alfath ikut menyambung cerita.

Lalu nenek itu berteduh dibawah pohon sambil melihat ketiga anak itu bermain, nenek itu merasa kehausan. Tidak lama kemudian nenek menghampiri ketiga anak itu, nenek itu bertanya, “cucuku apakah da yang punya minum? Nenek haus sekali. “aku ada nek, ayo minum punya aku aja nek” kembali alfath menyambung cerita. (tiba-tiba muncul ghaziah yang sudah selesai mandi). Lalu nenek menanyakan kembali, apakah cucu punya makanan? Nenek lapar, tadi jalan lumayan jauh. Ghaziah langsung menyahut, ini nek, ada pisang goreng, silahkan diambil (sambil memberi saya sepiring pisang goreng dari meja), saya ambil pisangnya sambil mengucapkan, terimaksih cucuku. Saya pun memakan pisang gorengnya. Terimakasih ya cucuku, sekarang nenek harus melanjutkan perjalanan kerumah cucu ennek, nenek harus naik angkot satu kali lagi. Tiba2 ghaziah menyambung, bolehkah saya antarkan nenek?, saya langsung menyahut, cucu ingin mengantarkan nenek sampai naik angkot? Iya nek betul, ujar ghaziah. Terimakasih cucuku, cucu baik sekali, smeoga jadi anak yang shalehah ya,. Nenek pamit dulu, terimaksih minuman dan makanannya ya. Semoga cucu jadi anak shaleh shalehah.


Alhamdulillah, cerita tadi membuat saya terkaget dengan segala perkembangan bahasa dan inisiatif kebaikan kedua balita saya ini. 

#tantangan10hari
#level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination


Jumat, 27 Oktober 2017

Sepenggal kisah dari Film "Duka Sedalam Cinta"

Duka sedalam Cinta

Derai airmata Saya tak henti mengalir, sepertinya dari pertengahan film Sampai akhir. Lebay sepertinya, tapi tidak buat Saya, menurut Saya. Yup, Saya membaca Novel Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) itu cetakan pertamanya. Meski pinjam pada sahabat, novel, terutama cerita KMGP itu cukup menguras emosi Saya kala itu. 
Kisah Saya Dan Gita dalam novel itu sama sekali tak ada kemiripan. Hanya, kisah ttg mereka (Gagah & Gita) yg sdh yatim, yg kisahnya sama dengan Saya. Ketika Gita menemui hidayahnya disaat ajal sang Mas Gagah menjelang, Saya berbeda. Perjalanan Saya menutup aurat, menjadikan kisah Gagah Dan Gita jadi begitu saya resapi. Saya Punya kakak laki2 yang selalu membela Dan mem-back up Saya saat Saya mengambil keputusan besar dalam hidup. Sosok Mas Gagah, begitu menggambarkan seorang kakak laki2 yg bertanggung jawab pada adik perempuannya. Persis seperti sosok kakang (Kaka laki2) Saya. Kehadiran sosok kakak laki2 yg mendukung Dan mencintai adik membuat Saya merasakan kehadiran sosok Mas Gagah menjadi nyata adanya.
Dua puluh tahun lalu, kakang membantu saya menjelaskan ke mamah tentang keinginan Saya berjilbab, yang sangat ditentang habis2an Oleh mamah. Kakang membantu Saya Sampai akhirnya Allah mudahkan Saya, mamah mengizinkan Saya berjilbab, meski banyak catatan untuk Saya. 
Ketika memutuskan memilih laki2 yg sekarang menjadi suami pun, kakang yang memutuskan tanggal pernikahan kami dengan mudahnya. Kakang pun selalu hadir setiap Saya melahirkan, mulai dari anak pertama Sampai anak ketiga, bahkan terbang langsung dari sorong, untuk menengok Saya usai melahirkan anak ke3. 
Kakangpula yang meyakinkan Saya untuk menjalankan keputusan berhenti dari abdi Negara, empat tahun lalu. Kakang yang meyakinkan Saya bahwa urusan penjelasan pada mamah akan ditanganinya. Jalani apa yang sudah menjadi keputusanmu, mamah biar aku yang urus. Ahh kalimat itu...membuat Saya semakin baper saat adegan Mas Gagah benar2 Pergi...
Kakang pun kerap Kali membuat suami Saya terkaget2, karena komentar tentang Luka goresan ditubuh Saya yg terlihat olehnya. Ya...kakang memperhatikan setiap jengkal tubuh Saya, meski Saya sekarang bukan adik kecilnya lagi. kami sangat jarang bertemu. Namun, kakang selalu tau kalau Saya sedang tidak enak badan. Seketika itu pula pesan di wa Saya muncul, menanyakan kabar Saya. Itu hampir terjadi setiap saat Saya sakit.

Maka film ini, membuat Saya kembali memaknai cinta seorang saudara laki2 pada adik perempuannya. Membuat Saya menjadi baper Tak berkesudahan.....karena Tak terbayang bila suatu Hari nanti kakang Pergi meninggalkan Saya..... Seperti Mas Gagah Pergi meninggalkan Gita.....

Maka Duka sedalam Cinta, kembali membuat saya mengerti Akan cinta yang hakiki seorang kakak laki2 pada adik perempuannya yang Akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak...

Kangen kakang.....
Puri lele, 27Oktober2017, 00.55







Selasa, 17 Oktober 2017

Koko coklat, Kue Moci, dan Voucher Taksi





“Kaka tau, kamu pasti gak akan mikirin tampang sesorang untuk kamu jadikan suami, kaka yakin kamu jadikan tampang lelaki itu nomor kesekian setelah kebaikan dan keshalehannya” kalimat itu terus terngiang-ngiang dalam pikiranku. Setelah kubolak balik lembaran yang berisi foto dan biodata singkat seorang laki-laki, akhirnya kumantapkan hati untuk meng-sms kakanda. Kakanda sudah menanyakan berulang perihal jawabanku tentang bio-data itu. "Bismillah, insyaAllah Lanjut ya ka..tapi kalau udah ketemu, terus gak jadi gpp Kan? Hehe" Demikian sms kukirimkan. Dalam hitungan detik, jawaban sms masuk "insyaAllah Lanjut". 

Hari yang ditentukan pun tiba, dimintanya aku berdandan rapi, pakai baju bagus, lalu meninggalkan sandal jepit kesukaanku. Ahhh Makin penasaran, Kaya apa wujud nya lelaki itu. Sampai dirumah kakanda, obrolan berlangsung agak tegang, karena kakanda berulang memesankanku agar Tak bertanya hal-hal yang bisa membuat lelaki itu bingung. Memangnya menurut kakanda apa yang Akan keluar dari mulut adiknya ini. Mungkin bakat isengku sangat mengkhawatirkannya.

Jam 13.00 waktu yang sudah kami sepakati, datang seorang lelaki yang sudah kukenal wajahnya R namanya. Diluar dugaanku, ternyata R adalah sahabat sang lelaki yg ada di lembaran itu. R membawa pesan akan keterlambatan lelaki dalam lembaran bio-data itu. 
Keisenganku muncul, "Kak, kalau orangnya gak dateng sampe ashar, aku pulang Saja, kereta kalo malem penuh, lain Kali Aja dah ketemunya," dengan nada agak tinggi aku menyampaikan. "Ish...Jangan kenceng2 ngomongnya malu itu sama si R, kata R insyaAllah ashar udah sampe, orangnya Masih kena macet di puncak" ujar kakanda sambil berekspresi agak kesal.

Adzan ashar berkumandang, lelaki itu belum juga datang, dan keponakanku sudah mulai bertanya, "sebenernya Tante nunggu siapa sih? Kita main lagi Aja yuk", "udah qih Tante capek, Tante belom kenal orangnya, yang kenal mamah tuh, apa Tante pulang aja ya?" Ujarku. "Main ama aku lagi Aja", keponakanku kembali mengajak main. Mainan model apa lagi yang mau kami mainkan, aku sudah capek, dandanan mulai kusut, prasangka buruk mulai menghampiri.

"Kak, kalau orangnya gak dateng ampe jam 5, aku beneran pulang aja deh, belom jodoh kali," nada kesal sudah kuungkapkan. "Sabar, orangnya biasanya gak gini koq, orangnya amanah, selalu menepati janji, jalanan gak bisa di prediksi, dia Abis Ngisi acara MLM di puncak, dia leader MLM loh, gak Aan nyesel deh, tunggu sebentar lagi", kakanda Masih berikeras menahanku. 

Pikiran buruk Tak bs kuusir Pergi, kalo orangnya amanah, Kenapa Kali ini dia melanggar janji, bukankah katanya waktu ini dia yang pilih. Seberapa layak nya dia Sampai aku harus menunggu selama ini. Cewek macam apa aku sampai disuruh nunggu sampe lumutan begini. 

Akhirnya sebelum jam5 ada Mobil masuk halaman dan seorang lelaki turun dari mobil langsung di sambut R yg sudah menanti dengan cemas karena mendengar obrolanku dengan kakanda. 

Tanpa basa basi, Kak A (suami kakandaku) membuka pertemuan kami, dia duduk di kursi tamu dekat pintu, di sebelah Kak A. Aku dan kakanda duduk di ujung sebrang meja. Seketika jantungku berdegup kencang, ahaaa jauh sekali tampangnya dengan yang di lembaran itu, ini ganteng, idungnya mancung, bajunya matching, pakai baju koko coklat senada dengan celananya, macam abis ceramah di masjid. Aku memperhatikan dari ujung rambut sampai ujung kakinya, sementara dia  minta maaf dan menjelaskan kondisi jalan Cisarua yang macetnya diluar prediksinya. 

Ada yang melorot dalam dada ini saat pandangan kami bertemu, ahhh apa pula ini, keringat ditanganku bertambah banyak, ketika dia bertanya sambil memandang lalu menunduk malu, "Ana dimaafin Kan ukh". "Pastinya akh parasto, dimaafin", kakanda menyambar dengan cepat. Hahhh...aku langsung menyenggol siku kakandaku, aku yg ditanya, bisikku. Udah ah, Lanjut. Hadehh ada konspirasi nih pikirku. Sebelum memulai obrolan serius kami, ia menyampaikan ada oleh-oleh untukku Dan keluargaku sebagai permohonan maafnya karena terlambat. Ahhh lagu lama nih...nyogok ahh..

Dengan santai kujawab, aku baliknya kekosan, gak kerumah. Dengan halus dia menjawab, ya kalau gitu oleh2nya buat ukhti dan teman2 kosan. Dehh alus bener nih orang. Masih dengan gaya serampanganku, masa telatnya lama banget bawanya moci doank. Kakanda langsung mendorong siku ku dengan sikunya. Yang sopan, ujarnya galak. Tapi dasar akunya bandel, jawaban asal-asalan berikutnya tetap keluar dari mulut usilku. 

Saat break magrib dan semua laki-laki ke masjid, akulah yang jadi bahan evaluasi kakanda, ”awas abis ini ngomongnya harus hati-hati”, ujar kakanda. “abis sih telat selama itu masa ngasihnya moci doank, ama tape lagi, deuuhh dikira kita apaan”, jawabku. Kakanda selalu punya pandangan berbeda dari adiknya ini, “kamu tuh harus liat dari sisi yang berbeda, oleh-oleh ini bermakna bahwa dia sayang keluarga, dia perhatian, malah dia tawarin manggis kan, padahal kata dia manggisnya itu oleh-oleh buat kakak iparnya yang lagi ngidam manggis, itu nilai plus loh, banyak laki-laki gak peka, tapi dia beda. “ahh, kaka mah nge-leading, ada konspirasi nih kayanya,” ujarku santai dan ngeyel. “kaka nih perempuan, insyaallah perasaan kaka peka, kaka udah bantu istikharah juga, insyaallah ini jawaban atas doa2mu. Bismillah, abis ini kita lanjut dan harus lebih fokus kamu mau mengenal dia dari sisi mana lagi, jangan iseng, serius,”kakanda kembali meyakinkan aku. “iya, iya,” hanya itu yang bisa kujawab.

Obrolan pun terus berlangsung sampai jam menunjukkan pukul 20.30, aku sudah ingin menyudahinya sebelum itu, tapi kemudian dia bilang ada yang ingin ditanyakannya lagi dan lagi dan lagi. Dan kemudian ketika aku ungkapkan masalah waktu, dia bilang ada voucher taksi yang dihadiahkannya untukku Pulang, jadi aku tak perlu berjejalan di kereta, karena bawaanku pun banyak. Duuhhhhh hati ini makin berbunga. Saat obrolan hari itu di tutup, dan aku bersiap pulang, sambil menunggu taksi, aku kembali dipesankan kakanda, bahwa ia adalah lelaki shaleh, bertanggungjawab, yang insyaAllah bisa mempertanggungjawabkan aku dihadapan Allah kelak.

Sepanjang perjalanan dengan taksi biru, sebuah kemewahan buat aku yang cuma mahasiswa yang lagi nyambi kerja dan masih kos. Kembali kupandangi moci, tape dan seikat manggis serta berbagai oleh-oleh khas puncak memenuhi kursi sebelahku. Sesampainya di kosan semua makanan disambut meriah teman-teman kosan yang rata-rata anak rantau, dan tiba-tiba aku merasa tidak suka moci. Semua makanan tidak ada yang kusentuh.

Berawal dari hari itu, dia mulai hadir dalam hidupku, mengenalkannya pada mamah, kakak laki-laki dan keluarga kami, dan setiap berkunjung ia selalu membawa oleh-oleh untukku dan kami. Itu adalah ciri khas nya katanya. Enam bulan kemudian kami menikah.

Sepuluh tahun sudah kami mengarungi bahtera rumah tangga, dan sampai hari ini, setiap melihat moci dyang dibungkus kotak bambu, aku kembali mengingatnya, mengingat hari pertama kami berjumpa. Dan sampai saat ini, aku selalu menggodanya dengan satu kalimat “sampai hari ini, ade belum pernah melihat mas seganteng hari pertama kita bertemu”. Mas akan menjawab, “itu dibantu pertolongan Allah dan malaikatnya”.

Puri Lele, 17 Oktober 2017


Selasa, 19 September 2017

Games Level 8_day#1_Laporan penggunaan uang

Laporan penggunaan uang

Sulung Saya yang berusia 9tahun, sudah kami perkenalkan tentang kecerdasan financial sejak usianya 8th. Belva sudah mengenal usaha sejak usianya 7th membantu Saya berjualan es mambo. Saat ini kegiatan usahanya sedang istirahat, karena belva sedang fokus pada kemampuan di bidang yang Akan di tekuni kedepannya.
Setiap sabtu, belva memiliki jadwal olahraga disebuah gym khusus anak2 di daerah Jakarta Selatan. Setiap sabtu belva berangkat di temani mbak asisten. Beberapa Kali Saya membekali uang, semuanya belva habiskan. Jadilah belva setiap pulang bawa mainan atau makanan untuknya Dan untuk adik2nya​. 
Sekali waktu Saya Minta belva laporan akan uang bekalnya, namun belva hanya menyebutkan Saja, tanpa mau menuliskannya. 
Sabtu kemarin, Saya mengurangi jatahnya tidak seperti biasa. Diawali dengan ngobrol panjang lebar tentang mengatur keuangan, akhirnya belva mempresentasikan kebutuhannya Hari itu, Dan berapa uang yang dibutuhkan. 
Belva memulai dengan makan Dua kali, snack Dua Kali Dan minuman satu kali, lalu isi Kartu kereta, naik Bajaj Dua Kali, Naik ojeg satu Kali. Lalu melanjutkan dengan menu makanan, belva sudah survei bahwa paketan burger di Burger King jauh lebih murah dengan paketan burgernya A&W. Saat itu Saya sudah ingin marah mendengar penjelasan ttg menu makanannya. Namun, ayahnya memotong dengan kalimat, hebat ya Kaka sudah survey dulu untuk bs menghemat anggaran dari mamah. Ah, kenapa pula Saya marah, ketika belva sudah sepenuh Hati menjelaskan kebutuhannya di Hari itu dengan detail. Jadilah Saya memberi bekal sesuai kebutuhannya. 
Keesokan harinya, Saya diminta ayahnya 
untuk menagih laporan keuangan yang sudah digunakan. 


Lalu tanpa saya sangka, belva datang dengan uang kembalian dan bukti pembelanjaan. Huaaa Saya terharu. Ditambah lagi belva dengan sukacita menuliskan semuanya dengan rapih, mulai dari penerimaan, Sampai pengeluaran yang disusunnya berdasarkan waktu pembelanjaannya. Masya Allah...anak Saya sudah besar.

Jumat, 08 September 2017

Semakin yakin

Games level#7 kemarin, membuat Saya semakin yakin Akan kemampuan setiap anak. Berbagai pengalaman dengan project Bersama mereka, membuat Saya semakin yakin bahwa mereka bertiga adalah bintang. Meski sabar diri ini yang kadang berkurang saat fitrah mereka sebagai anak2 muncul ke permukaan. Padahal dari 24jam, mereka lebih Banyak di rentang waktu menjadi bintang, dibandingkan saat mereka sedikit menunjukkan ke-kanak2an nya.
Menambah stock sabar menjadi PR selanjutnya buat Saya agar bintang-bintang dirumah semakin Terang bersinar. Dan say semakin yakin..stock sabar ini yang harus Saya perbanyak.

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIip
#BintangKeluarga




Jumat, 01 September 2017

Games level7_day#11_masih Gunting Tempel

Gunting tempel lagi, dan lagi, hari ini Alfath masih menikmati buku Kereta yang kemaren di temukan. Pagi-pagi sebelum berangkat sholat ied, Alfath mengajak ayah, menempelkan keretabyg sudah digunting. Alfath ingin mencoba sesuatu yang baru, menempel Kereta nya Kali ini di Lantai. Yap Lantai dekat pintu masuk rumah. Karena kita sudah bersiap berangkat, jadi kita selesaikan saja kegiatan pagi itu dengan damai. Membiarkan Alfath dibantu ayah menempel tiga rangkaian Kereta dipagi buta, lucu Juga. Enak tidak sempat komentar, Karena ayah menahan emak untuk komentar. Alhamdulillah selesai semua dan bisa berangkat sholat ied tepat waktu.

Kamis, 31 Agustus 2017

Games level 7_day#10_kembali gunting Tempel

Saat emak mencarikan Buku mewarnai until alfath, emak menemukan Buku kereta lama, yang didalamnya Ada project gunting Tempel. Dan, kembali Mata Ghaziah berbinar Terang, dikerjakan semuanya, diguntingin, meski akhirnya Ghaziah mengalah karena alfath juga tertarik menggunting Tempel, Dan Kali ini emak kaget, karena alfath menggunting nyaris sempurna.. Alhamdulillah..
Padahal emak kemarin2 fokus pada Ghaziah.
Alhamdulillah Hari ini Ghaziah menyelesaikan project nya, menggunting Tempel Dan Alfath pun melakukan yang sama.
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Selasa, 29 Agustus 2017

Games Level 7_day#8_membaca satu novel satu hari

Hari ini Ada yang mulai menantang dirinya sendiri untuk membaca satu novel sehari. Saya hanya kaget, biasanya hanya komik yg bisa dibaca lebih dari 3komik perhari. Tapi saya menghargai tantangan yang dibuatnya. Karena sebelumnya belva sudah berhasil hampir menyelesaikan novel tenggelamnya kapal van der wick dalam waktu sepekan lebih.
Motivasi membacanya terus meningkat. mulai pindah Dr Buku bergambar ke novel Novel pendek.
Semoga semangatnya terus bertambah.

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Senin, 28 Agustus 2017

Games level7_day#7_choco lava yg tidak lumer

Kali ini belva ingin sekali mengisi Hari agar tidak bosan. Mulai Lah Saya memberi ide agar biking kue Saja. Matanya langsung berbinar. Lalu mulai Lah kami browsing resep Choco lava, yg mudah, Dan bahannya tersedia.
Setelah membaca beberapa resep, akhirnya belva memutuskan satu resep yang Paling sederhana, Dan semua bahan Ada di lemari. Lalu Setelah itu Saya tinggal, Saya memutuskan until melanjutkan kegiatan Saya Dan membiarkan belva berjibaku di dapur.
Saya kaget ,ketika Ghaziah datang membangunkan Saya, Dan bilang kue nya sudah matang. "Kue bikinan kaka ga meleleh mah, Tapi enak banget, ayoo coba,.." Saya pun langsung beranjak mencoba, Dan Alhamdulillah rasanya luar biasa. Lebih enak dari brownies kukus yg sebelumnya belva buat.
Saya pun langsung mengapresiasi, namun belva kecewa krn Choco lava nya tidak lumer. Saya Tanya, kira2 apa penyebabnya, belva mengemukakan beberapa alasan, dari mulai mengukus kelamaan Sampai adonannya mungkin kurang encer.
Saya bilang, bahwa terus mencoba, Sampai menemukan yg Paling Cocok Dan sesuai. Belva berjanji Akan membuat lagi Choco lava dikemudian Hari.

 

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga


Rabu, 23 Agustus 2017

Games level7_day#6_menanam kacang hijau

Beberapa hari lalu, belva membuat project utk dirinya sendiri, menanam kacang ijo di Dua media berbeda, di gelas pakai kpas, lalu satu lagi di talenan, pakai kapas. Yang ditalenan tidak tumbuh, krn kapas cepat kering katanya. Sedangkan yang dikapaa tumbuh tinggi, yang akhirnya Saya Ajak mereka hari senin memindahkan bayi kacang hijau itu ke pot.
Tanpa Saya Minta, belva pada Hari senin lalu mengajak adik2nya menanam kacang hijau kembali di gelas. Masing2 adiknya satu gelas. Saya hanya mendengar sayup2 belva memberi instruksi pada adik2nya.
Sampai akhirnya tadi pagi, alfath bangun tidur langsung menuju lorong rumah tempat kacang hijau ditanam. Sambil berteriak memanggil Saya, mamah pohonnya tumbuh. Segera Saya hampir, alhamdulillah toge nya mulai tumbuh tinggi. Alfath penggemar bubur kacang hijau. Makanya alfath sukacita saat kakaknya mengajak menanam kacang hijau. Hari ini alfath sibuk bolak balik memperhatikan tanaman kacng hijaunya. Diperhatikan terus menerus Dan bertanya Kapan harus dipindah ke pot. Saya bilang mungkin Hari sabtu atau senin depan. Alfath hanya manggut2.

#alfath3yo
#menanam

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Sabtu, 19 Agustus 2017

Game Level 7_day#3_Masih dengan Gunting Tempel Dan tikar puzzle

Gunting Tempel Dan tikar puzzle Masih menjadi primadona Sampai pagi ini. Ghaziah Masih seru mengerjakan Buku gunting Tempel nya Dan Alfath Masih excited dengan tikar puzzle nya.
Kedua benda itu msh menyita perhatian keduanya. Gunting Tempel Ghaziah​ sudah mulai sedikit rumit, karena bentuknya sudah lebih kompleks Dan ukurannya sudah lebih kecil dari yang kemarin. Tapi Ghaziah Masih sukacita mengerjakan dengan bahagia. Kegiatan gunting Tempel in dilakukan dari pagi Sampai siang.
Begitupun dengan alfath yg Masih sibuk mengulang ngulang tikar puzzle nya. Meski sudah hafal, kembali di bongkar dan dipasang kembali. Hari ini kakak belva membantu memberi tantangan Baru dengan mengacak puzzle nya, Alhamdulillah alfath Masih bisa menyelesaikan dengan Baik. 
Keduanya suka sekali dengan project nya masing2. Sampai mau tidur, alfath msh sibuk dengan tikar puzzle nya.

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Jumat, 18 Agustus 2017

Game Level7_day#2_Gunting Tempel Seru Ghaziah

Gunting Tempel Seru

Pagi tadi, Ghaziah 5th, sibuk dengan Buku barunya. Buku gunting Tempel yang sudah dimintanya sekitar 2pekan lalu. In Buku gunting Tempel keduanya Setelah Buku pertamanya yg sudah selesai dikerjakan. Ghaziah sedang sangat suka menggunting Tempe, aktivitas sesederhana menggunting koran pun dilakukannya. 
Kegemarannya menggunting ini membuat Saya pernah terkage -7juni ketika menemukan Banyak rambut dikamar, yang ternyata Ghaziah menggunting rambutnya sendiri.
Untuk melatihnya mengguning, kemarin Saya membelikannya sebuah Buku gunting temp hello Kitty yang rencananya akan diselesaikan satu pekan kedepan. Tapi karena ketertarikannya, sepertinya Buku ini Akan lebih cepat diselesaikan. 
Tadi pagi, Ghaziah mengerjakan 3halaman dalam satu waktu. Guntingannya sudah lebih rapi dari Buku pertamanya. Alhamdulillah...
Dengan menggunting Tempe, Ghaziah mengasah aspek psikomotorik Dan kognitifnya. 

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Kamis, 17 Agustus 2017

Game Level7_day#1_Tikar Puzzle Alfath

Bermain dengan tikar puzzle

Alfath yg usianya 3th, hari ini mendapat project kesukaannya, Bermain tikar puzzle. Sebelumnya Saya hanya memperhatikan ia memainkan Bekas tikar puzzle yg sudah tidak utuh, Bekas mainan kakaknya. Ia senaaang sekali memainkan tikar puzzle yg sudah Rusak itu berkali2. Sampai tadinya kami menaruhnya di luar, karena masuk barang rusak, sekarang pindah kedalam rumah Dan selalu dibawanya kemana2. 
Ketertarikannya pada puzzle juga terlihat ketika mamah abangnya (kakak Saya) membelikannya puzzle bergambar boboy boi. Berulang-ulang dikerjakan nya Sampai puzzle it menjadi kacau balau Dan Rusak.
Malam ini, saat ke pusat perbelanjaan, Saya melihat diskon tikar puzzle ini di sebuah toko mainan, Tanpa pikir panjang, Saya membelinya.
Ketika Tau Saya membelinya, alfath meminta langsung dimainkan, Saya  bilang, mainnya dirumah. Sampai dirumah itu yg pertama Kali dibika Dan langsung dimainkan. Tanpa diarahkan berulang Ia susun, pasang, susun, Ganti, diloncati, seperti main petak gunung, dicipot lagi, dipasang, diulang lagi teruus Sampai saat tulisan ini dibuat. 
Lebih dari satu jam ia fokus dengan tikar puzzle nya. Sampai akhirnya ayahnya memintanya membereskan tikar puzzle​ nya, karena Akan dibacakan Buku pemadam kebakaran Baru. Dan Alfath langsung bolang, kalau Besok pagi ia Akan kembali memainkan tikar puzzle nya.
Project Hari ini untuk alfath cukup mengasah aspek psikomotorik Dan aspek kognitif anak usia 3tahun. Alhamdulillah tanpa arahan dari siapapun semua puzzle di tikar tersebut diselesaikan. Sempat tiga Kali bertanya, karena kebingungan, lalu selanjutnya lancar Jaya. Alhamdulillah...

#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Jumat, 11 Agustus 2017

Ala bisa karna biasa

Kebiasaan selama hampir 2pekan Bermain matematika, membuat anak2 ketagihan.
Sampai sekarang semia kebiasaan menghitung, meneliti, memperhatikan, memgklasifikasikan, mencocokkan sesuatu yg mereka lihat, Masih mereka lakukan Sampai Hari ini.
Bahkan sang kakak, yg hanya biasanya jadi asisten Saya ketika berkegiatan bersama adik-adiknya, sekarang pun mulai terbiasa. Saat makan diluar kencan ber3 dengan ayahnya, dengan senang Hati menghitung harga seluruh makanan yang kami makan, Dan menjumlahkan uang yg harus kami bayar dikasir.
Terharuuuuu...senang...syukur jadi satu..

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Jumat, 04 Agustus 2017

Tantangan Level 6_day#10_klasifikasi Dan pengelompokkan dalam perjalanan

Klasifikasi Dan pengelompokkan

Membuat anak2 gak merasa belajar, itu wajib buat Saya. Anak2 merasa senang saat gak merasa belajar. Pdhl mereka ya lagi belahar juga. Seperti menghitung isi orang di dalam Mobil, lalu mengelompokkannya menjadi Dua antara perempuan Dan laki2.
Itu selalu Saya lakukan saat macet.
Belum lagi Saya meminta anak2 menghitung huruf2 di gedung yang kami lewati Dr pancoran Sampai pasar minggu. Gak terasa, Sampai mereka ngantuk.
Alhamdulillah ketiga anak2 senang.
Kalau Kaka sdh bs diajak menghitung Ada bRP huruf A, atau G. Sedangkan Ghaziah Baru bisa hitung brp jumlah hurufnya. Alfath msh tetap fokus PD banyakan perempuan didalam Mobil dari pada laki2.
Mengelompokkan itu jadi agenda kami Hari ini.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Kamis, 03 Agustus 2017

Curhat emak jompo

"Kita butuh tangan orang lain utk membantu Kita berbuat Baik Dan istiqomah dijalan kebaikan...." (em@kjompo,030817)

Seharusnya, Hari kamis, dirumah kami selalu heboh dengan berbagai aktivitas, aktivitas kamis itu sendiri, Dan aktivitas persiapan utk menyambut jum'at Berbagi. Subuh kepasar, Lanjut tahsin, Lanjut playdate, Lanjut potong2 Dan blender2 bumbu. 

Kamis ini berbeda, krn sang emak jompo macam Saya ini terkapar Tak berdaya. Yup kata jompo sepertinya pas utk Saya, krn mudah sekali terkapar. Sejak kehamilan yang ketiga, Rahim Saya menipis dengan sempurna, dengan hanya menggendong bocah dengan berat 16kg beberapa jam merasakan sakit dibawah perut lalu Saya bleeding. Belum lagi jika lg semangat nganter2 anak2 dengan motor wara wiri sana sini, malamnya flek darah itu datang kadang disertai demam. Sampai Saya harus konsultasi khusus tentang ini ke dokter obgyn, Dan dokter bilang ketika Saya melakukan sesuatu yg high Impact, maka rahim Saya kontraksi Dan menyebabkan flek darah Keluar. Saya Tanya Kenapa, kata dokter sudah takdir, hindari aktivitas high impact, kasus Saya ini gak banyak yg ngalamin, dinikmati saja, itu Saran dokternya. Utk in Saya berusaha ikhtiar dng obat2an herbal. 

Dan karena ke-jompo-an Saya ini, Saya gak komentar Dan gak ngikutin trend emak2 yg ngomentari asisten RT Artis yg jumlahnya sekian. Belum lagi status2 emak2 di temlen Saya abis lebaran kemarin yg bilang mending beli gamis Baru Dr pada buat gaji asisten, atau emak2 yg gak ingin Amal soleh nya dibagi ke asisten. Saya gak komentr, krn Kondisi Saya berbeda. Belum lagi tentang sopir, Kenapa Saya pakai sopir Dan tidak menyetir sendiri. 

Ke-jompo-an Saya ini membuat Saya butuh support system, seperti asisten rumah tangga yg sdh menemani Saya 5tahun, mpok yg nyetrika baju kami, pak sopirnya suami, pak security yg merangkap ojek  pribadi belva, Pak sopir grab, Pak gojek, Pak grabjek, Pak go food, dll. Saya butuh mereka semua sebagai bentuk ikhtiar Dan  usaha Saya utk istiqomah menjalani berbagai peran Saya, peran Saya sbg istri, sebagai emak, sebagai aktivis, Dan peran lainnya, Saya butuh support system.

Bahkan untuk menemani anak2 belajar Dan istiqomah dalam kebaikan, Saya butuh support system. Seperti kamis ini, Setelah diskusi panjang lebar tentang rencana jumat berbagi besok, pilihan kami jatuh di RM Kapau dekat rumah. Dengan tertatih emak jompo ditemani sang project manager jum'at Berbagi mengendarai motor utk pesan 46kotak nasi rendang utk dibagikan Besok. Meski sang PM melongo pas Tau harganya. Saya bilang, bahwa RM Kapau itu salah satu support system Kita utk jum'at Berbagi, krn gak selamanya Kita bisa masak sendiri. 
Kita butuh tangan orang lain utk membantu Kita berbuat Baik Dan istiqomah dijalan kebaikan. 

#menemaninyaistiqomah
#supportsystem

Tantangan Level 6_day#9_kala emak sakit

Pagi in emak terkapar sakit. Saat dzuhur demam emak mulai reda. Alhamdulillah emak mulai mendekat ke anak2 yg sedang Bermain Bersama kakak. Mereka main Buku BBM yg kemarin Baru Sampai. Mereka bertiga Masih memainkan semua Buku. Dan kadang sesekali terdengar sang kakak membacakan mereka Buku.
Ketika emak mendekat, mereka sedang asyik dibacakan Buku. Emak ingat akan target Hari ini.
Emak mulai beraksi Dan meminta Ghaziah mengambil Buku no.1 Sampai no.5, lalu meletakkannya di depan alfath. Saya mulai menyebutkan angka satu Sampai Lima sambil memperlihatkan angka yg Ada dibuku. Alfath mengikuti bolak balik. Lalu biku Saya letakkan Dan Saya Minta Alfath menghitung Buku satu persatu. Alhamdulillah alfath bisa.
Target utk Ghaziah yg Saya Kita bs diperkenalkan angka 0 Hari ini, ternyata meleset. Saya Baru ngeh, kalau Ghaziah BLM Lancar baca angka 1-10. Jadilah tadi mengulang kembali memperkenalkan angka 1-10, dengan menggunakan Buku BBM. Tidak bs tll lama, krn demam mulai mendera kembali.


#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs





Rabu, 02 Agustus 2017

Tantangan Level 6_day#8_matematika mainan dan hari

Mainan menyebutkan angka Dan menghfal nama Hari Dan jumlahnya

Sambil mainan rumah-rumahan Siang tadi, Saya mencoba mengajak alfath menghitung mainan yg kami mainkan. Tadi Ada 3benda yg kami hitung bolak balik. Alhamdulillah alfath sudah lancar menghitung angka 1-3.
Rencananya Besok Akan ditambah menjadi 1-5.

Untuk Ghaziah, tadi Saya memintanyaenghafalkan nama Hari Dan memintanya menghitung jumlah Hari yang dihafalnya. Alhamdulillah Lancar...karena Ghaziah sudah faham Dan hafal angka 1-10. Target Besok adalah memperkenalkan bilangan nol pada Ghaziah.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Selasa, 01 Agustus 2017

Tantangan level 6_day#7_membersihkan sepatu Dan matematika

Membersihkan sepatu
Kegiatan kami kemarin adalah membersihkan sepatu. Yang kami bersihkan adalah semua sepatu yang terbuat dari kulit. Karena kami Baru Saja membeli pembersih kulit utk sepatu Dan tas. Kali ini kami membersihkan semua sepatu Ayah Dan Alfath.
Alfath Dan Ghaziah​ membantu dengan sukacita. Selesai di bersihkan sepatu dibariskan berderet Dan mereka hitung. Awalnya Saya tidak menyadari kegiatan mereka, karena fokus dengan gosok sepatu. Ketika mereka berdebat tentang berapa jumlah sepatu yang sudah bersih sampaibdo on-site, Saya Baru sadar.
Lalu Saya Minta Ghaziah menghitung ulang. Alhamdulillah ghaziah benar, lalu alfath mengulang menghitung mengikuti kakak nya.
Setelah itu Saya Minta mereka hitung Ada berapa pasang sepatu. Awalnya Saya jelaskan kalau sepasang itu, Dua buah, Kanan Dan kiri. Alhamdulillah mereka cepat mengerti. Jadilah kami menghitung Ada 7pasang sepatu, 6pasang sepatu ayah, 1pasang sepatu alfath.
Alhamdulillah membersihkan sepatu jadi menyenangkan.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Sabtu, 29 Juli 2017

Tantangan Level 6_day#6_Matematika Dan kaki kucing

Hitung kaki kucing

Hari ini alfath sempat main label Tom &Jerry yg biasa kami pakai utk melabeli harga. Mukanya ia hias seperti kucing. Lalu Saya Minta Alfath jalan seperti kucing. Alhamdulillah langsung bisa. Lalu Saya tanyakan kaki kucing berapa? Sebentar aku itung, katanya. Lalu mulai Lah alfath menghitung tangannya lalu kakinya, satu Dua tiga empat, kaki kucing empat, kaki aku Dua, banyakan Kaki kucing, jawabnya.
Iya betuuuulll, banyakan kaki kucing..betul...
Jadilah Hari ini kami mulai memhitung kaki binatang yg kami Tau Dan sudah pernah alfath lihat.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Jumat, 28 Juli 2017

Tantangan level 6_day#5_matematika Dan sepatu baru

Matematika Dan sepatu Baru

Siang tadi, saat akan berangkat olahraga, alfath mengeluh sepatunya sudah sangat sempit. Saya memang sudah berencana akhir bulan ini akan membelikan sepatu untuknya.
Selesai olahraga, kami mampir ke toko sepatu. Ketika mencoba sepatu sebelah Kanan, alfath komentr, sebelahnya Mana?
Saya bertanya, emang sepatu itu Ada berapa? Alfath menjawab, sepatu itu harus Dua. Saya menambahkan, iya sepatu harus sepasang, sepasang it Dua. Oooo gitu, jawabnya panjang.
Hari ini masih fokus dengan alfath Dan logika matematika nya. Dan Hari ini belaajr tentang pasangan.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs


Kamis, 27 Juli 2017

Tantangan Level 6_day#4_Matematika didalam Mobil

Matematika Di dalam Mobil

Hari ini, Saya hanya beraama alfath, 3th, kami pergi menengok nenek nya yg sakit. Kami pergi diantar Pak sopir. Kakak2nya tidak ikut, krn ikut field trip bersama teman Komunitas. Saat di perjalanan masuk tol TB Simatupang, alfath mulai bosan dengan kemacetan yg terjadi. Jadilah Saya Minta alfath melihat keluar jendela Dan melihat Mobil Mana yg lebib Banyak, truk atau Mobil kecil. Saat itu kami sedang di kelilingi truk-truk besar. Alfath memperhatikan keluar, lalu teriak banyakan truk besar. Saya menjawab, betuuuulll.
Lalu Saya Minta alfath melihat ban Mobil truk, ban nya besar banget, ujarnya. Ban Mobil Kita mah kecil, gak keliatan. Saya menyahut, betuuuulll.
Lalu dia melihat keluar dibawah fly over tol Ada project pembangunan gedung Dan Banyak Mobil semen berputar, alfath berteriak, Banyak Mobil molen, Dua. Saya nyengir, emang Ada Dua? Iya banyak, Dua. Saya mencoba memancing lagi, emang kalo Dua itu Banyak? Iya, kalo sedikit itu satu, tuh liat Banyak, satu Dua, tiga, Banyak. Lalu Saya coba luruskan, kalo Banyak, lebih dari Dua Kan? Bener gak? Iya sih bener, jawabnya.

Bosan melihat keluar, Saya meminta alfath menghitung orang didalam Mobil. Banyakan laki2 atau perempuan? Laki2 ujarnya, Laki2 Lah, Ada aku sama uwa (pak sopir), perempuan Kan mamah doank. betuuull, teriak Saya. Dia mengulang kembali, laki2 Dua, satu perempuan mamah doank, ka bel gak ikut, oci gak ikut, Mba Ida gak ikut, Jadi banyakan laki2. 
Setelah seseruan menghitung Banyak sedikit, alfath tertidur. 
Alhamdulillah perjalanan menyenangkan.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Rabu, 26 Juli 2017

Tantangan Level 6_day#3_Kebab Dan Matematika

Kebab dan matematika

Pagi ini, kami semua sarapan kebab. Alfath Makan satu kebab, semua dapat Jatah satu kebab. Lalu ketika kakanya membuat kebab utk Saya, alfath tiba2 Minta lagi, lalu Saya Tanya : tadi alfath udah makan berapa? Satuu teriaknya sambil tersenyum. Ketika sudah selesai makan kebab yg kedua, Saya Tanya kembali. Alfath jadinya makan berapa kebab? Jadi Dua, Masih dengan gaya Gengar cengirnya.. aku makan Banyak donk, semua satu satu, aku Dua, aku Banyak donk..
Saya tersenyum. Alhamdulillah konsep Banyak sedikit sudah dipahami nya.

Saat membuat kebab, Saya pesan kepada kakak, Saya Minta dibuatkan kebab pakai telur setengah yang dipotong Dua. Sambil membuat kebab, Saya Tanya, kalo telur di belah jadi berapa? Setengah jawab kakak. Lalu Saya Tanya lagi, kalo yg setengah dibagi Dua lagi jadi berapa? Setengah bagi Dua, jawabnya. Saya senyum, setengah bagi Dua tuh jadinya berapa? Dia hanya senyum2..ya setengah bagi Dua. Saya senyum, Kan satu telur dibagi Dua, jadi setengah, nah klo setengahnya dibagi Dua lagi, berarti telurnya dibagi bRP? Empat, jawabnya. Berarti setengah dibagi Dua itu seperempat, bener gak? Saya balik bertanya padanya. Ahaaaa bener mah..bener, sambil sedikit teriak girang. 
Alhamdulillah aktivitas dapur pagi ini begitu bermakna.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Selasa, 25 Juli 2017

Tantangan Level 6_day#2_Konsep Banyak Sedikit & Besar Kecil

Banyak sedikit-kecil besar

Kemarin malam, Saya evaluasi kegiatan kemarin, ternyata Ghaziah sdh faham angka, bahkan sudah tertarik menuliskan angka yg sesuai dng tertukis di petak gunung angka. 

Hari ini Saya fokus pada adiknya, alfath 3th, Saya mengenalkan konsep Banyak sedikit Dan kecil besar dengan menggunakan pasir sintetis yg di bentuk. 
Latar belakang Saya memperkenalkan Hal ini, adalah karena kadang alfath mau sesuatu lebih Banyak Dan jadi debat dengan kakak2nya. 
Saya pertama hanya menggundukkan pasir dng jumlah sedikit Dan Banyak, lalu mencetak bentuk ikan lebih Banyak Dan lumba-lumba lebih sedikit. Alfath langsung bisa membedakan. Saya Bermain dengan bentuk lain lagi, alfath msh bs membedakan. Lalu Saya ubah menjadi bentuk sejenis yg dibedakan hanya jumlahnya. Alhamdulillah alfath dengan mudah bisa membedakan. Setelah benar2 Lancar. Saya lalu pindah ke konsep besar kecil.

Konsep besar kecil Saya pakai cetakan bentuk kastil. Dengan Jenis kastil yg sama beberapa Kali, lalu dibedakan bentuk kastilnya. Alhamdulillah alfath bisa membedakan dengn jelas, sambil berkata, ketika menunjuk yg besar dia bilang, ini ibunya, Dan ketika menunjuk yg kecil, ini anaknya. Begitu terus sampai saya memgakhiri permainan.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Senin, 24 Juli 2017

Tantangan level 6 day#1:" Petak gunung angka"

Petak gunung angka

Pagi ini Saya Dan Dua anak, Ghaziah 5th Dan Alfath 3th, mulai Bermain angka. Tema Hari ini petak gunung. Kenapa petak gunung? Krn kedua anak Saya Masih belajar melompat dengan Dua kaki secara bersamaan. Utk melatih mereka melompat Dan mengenalkan konsep angka 1-5 maka Saya putuskan utk Bermain petak gunung angka.

Dimulai dari mereka mencari batu disekitar rumah, lalu dibuatlah petak gunung di Teras rumah dengan menggunakan selotip. Selesai mereka berdua mengumpulkan batu, Saya Minta mereka menghitung batu, lalu menempatkan batu sesuai angka yg sudah Saya tulis disetiap Kotak petak gunung. 
Cara Bermain kami adalah setiap anak di minta melompat ke angka yg Saya sebutkan. Setelah mrk Sampai di Kotak tersebut,ereka memhitung batu nya lalu kembali. Selesai sesi satu. 
Di sesi selanjutnya Saya rubah menjadi angka berurutan. Setiap anak melompat berurutan lalu menyebutkan angka yg tertera di Kotak. Seru...menegangkan kalau salah kami hebooohh...Kaka yg pertama sibuk mendokumentasikan kegiatan Dua adiknya.
Setengah jam berlalu, anak2 keringetan Sampai basah..permainan ditutup dengan hamdalah.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Jumat, 14 Juli 2017

Membaca dimana saja

Membaca dimana Saja

Setelah pohon Literasi ramadhan kemarin, Alhamdulillah, minat baca Saya Dan anak2 bertambah. Kemanapun Pergi skrng bekal wajibnya Buku, selain mainan. Alhamdulillah semoga Allah berikan ke-istiqomah-an pada kami sekeluarga utk mencintai Buku, mencintai ilmu Allah, mempraktekkan APA yg yg dibaca Dan menerapkannya dalam kehidupan.

For dibawah ini Adalah perjalanan kami Hari ini dengan krl menuju stasiun tent. Kakak membacakan Buku kupu-kupu utk adik2nya. 

#aliranrasa
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Jumat, 23 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#11

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#11

Hari ini kami berangkat mudik yg sebenarnya..
Perjalanan mudik kami Ada Dua tahap, Hari ini kami mudik kerumah ummi di tangerang, nanti lebaran Hari kedua kami akan beranjak ke kebumen.
Alhamdulillah anak2 sdh memilih Buku utk dibawa di masing2 tas. 
Bawaan Anak1: komik kkpk, Kabul beauty School, perlengkapan makrame.
Bawaan anak2: komik kkpk, Buku mewarnai, post it, pohon Literasi mudik, Buku matematika, Buku abacaga.
Bawaan anak3: Muhammad Teladanku buku1, 10pejuang Muslim yg dijamin masuk surga, puzzle mc Queen, Dan mobilan mc queen. 
Tak lupa Saya bawa Nov terbaru Dr habiburrahman el shirazy utk dibaca pada saat mudik ini. 
alhamdulillah rutinitas baca Buku sebelum tidur sdh menjadi kebiasaan kami. Rencana kami selain di sela perjalanan, jadwal baca Buku yg pasti adalah sebum tidur.

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst



Kamis, 22 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#10

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#10

Alhamdulillah Hari ini bertambah rimbun pohon Literasi nya. 
Meski kami Belum sempat menempelnya di pohon, karena Sampai rumah sudah siap2 utk tarawih. Tapi Buku yg kami baca bertambah. Dan kami tadi sore membeli tambahan Buku untuk dibaca selama perjalanan mudik. Kakak 2komik, adik 2komik, adik kedua 1puzzle. 
Alhamdulillah mamahnya pun Masih semangat ber Azzam mengkhatamkan Al Quran untuk kedua Kali.
 Bismillah...
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst



Pohon Literasi Keluarga Rasto day#9

Hari ini kami msh dirumah mbah. Saya Masih fokus meng khatamkan Al Quran. Sang kakak Setelah Mandi pagi sudah bersandar mengulang membaca muhamad teladanku. Membacakan juga untuk adiknya. Alhamdulillah..
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst


Selasa, 20 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#8

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#8

Hari ini, mudik tahap pertama ke rmh mbah di pusat selatan Jakarta. Dengan tujuan mendekati kantor ayah, agar tetap bs berkegiatan bersama krn load pekerjaan ayah yg sedang sangat2 padat. 
Sejak persiapan pagi tadi, Saya fokus di baju, obat2an Dan makan utk kami bawa. Namun, saat smuanya hampir selesai di bungkus, Ada yg menghampiri Saya dengan buku2nya. Ah...meleleh tiba2, sang nomor2 bertanya apa ia perlu bawa tas sendiri utk membawa buku2nya? Saya langsung meng-iya-kan. Lalu disusul kakaknya yg menyediakan tas utk Buku yg biasa Saya bacakan utk mereka bertiga sebelum tidur, yaitu Buku Muhammad Teladanku. 
Alhamdulillah keduanya menyandang tas yg berisi Buku kesukaan mereka..

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Senin, 19 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#7

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#7

 Hari ini hampir terlewatkan.
Nyaris tanpa membaca, krn Hari ini fokus di persiapan kepulangan Mba asisten. 
Menyiapkan semuanya.
Sang adik ketiga semalaman demam. Membuat seisi rumah fokus pada adik ketiga Dan kepulangan Mba asisten.

Tanpa diduga, saat mamah Masih menyiapkan persiapan i'tikaf ayah, lamat terdengar Dr kamar suara sang kakak membacakan Buku utk adik2nya.
Alhamdulillah..tujuan tercapai..
Smg istiqomah..

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP


#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Minggu, 18 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#6

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#6

Hari ini bacaan Saya bertambah. Dan anak2 hanya bertambah Dua Buku Hari ini.
Alhamdulillah Sang kakak Masih semangat untuk membantu mamahnya membacakan Buku untuk adik2nya.

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Sabtu, 17 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#5

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#5

Hari ini, pohon kami bertambah rimbun.
Meski masing2 anak hanya membaca satu Buku Dan pohon Saya pun bertambah 2daun.
Pohon sang kakak bertambah satu bunga, saat i'tikaf kakak berhasil membaca Al Quran Sampai halaman7. 
Kedua adiknya masing2 menambah satu buku yg Saya bacakan sebelum tidur. Sedangkan Saya Masih fokus di membaca terjemahannya Al Quran Dan menyelesaikan Buku yg sedang Saya baca.
Malam ini sebelum tidur anak3 kembali minta dibacakan Buku Muhammad Teladanku bagian penyerangan abrahah. Meski sdh berulang, Dan sdh bs menceritakan isi Bab tersebut, Masih Saja malam ini diulang kembali bacaan Bab tersebut.
Alhamdulillah ketertarikan anak2 akan Buku semakin Hari semakin bertambah.




#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Jumat, 16 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#4

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#4

Alhamdulillah pohon kami semakin rimbun dengan post it Buku yg dibaca Oleh Saya Dan anak2. 
Setelah shalat magrib tadi sore, Saya meminta sang kakak menuliskan yg dibaca nya kemarin Dan Hari ini. 
Setelah sang kakak, sang adik pun meminta saya menuliskan 3buku yg dibacakan utk nya Hari ini. Yg membuat Saya senang adalah Hari ini sang kakak membacakan satu Buku utk adiknya. Alhamdulillah..

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Kamis, 15 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#3

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#3

Malam ini malam ke21 ramadhan, kami berangkat sebelum magrib ke masjid favorite anak2, masjid at tin TMII. 
Semua bekal sudah dibawa, Termasuk buku2 yg harus kami baca Hari ini. Siang ini kami tidak membaca, krn anak2 tertidur sejak habis dzuhur Sampai jam4 sore. 
Jadi, semua Buku kami bawa, Tak lupa Islamic gameboard yg membuat sang kakak membaca ttg Banyak hal yg Ada di gameboard Dan membacakan utk adik2nya.

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Rabu, 14 Juni 2017

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#2

Pohon Literasi Keluarga Rasto day#2

Alhamdulillah Hari kedua...yg sebenernya Hari ketiga, berhasil membuat anak1 membaca Buku tebalnya yang kedua. Hari ini sudah Ada 3pohon. Kalau di Hari 1 pohon Saya belum berisi Banyak, krn fokus pada tilawah Al Quran. Hari ini sdh menambah Dua Buku yg Saya targetkan setiap Hari satu Bab.
Berikut review pohon kami:
Pohon mamah:
Target bacaan: 
1. Al Quran: 1hari minimal 2juz beserta terjemahannya
2. Buku Wanita yang dijamin masuk surga
3. Kitab Riyadhus shalihin edisi pocket.

Pohon kakak belva:
1. Al Quran: 1hari minimal 1ayat
2. Buku tebal 1 Bab
3. Komik 1buku

Pohon mba oci n adik alfath:
1. 1buku perhari
2. Beberapa Bab muhamad teladanku sebelum tidur.


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunSayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst