Cita-cita
Pertanyaan tentang cita-cita beberapa Hari ini mengeluarkan di rumah. Selepas magrib Hari ini kami berbicang kembali tentang cita-cita. Dimulai dari kaka yang menanyakan cita-cita Alfath, Alfath cita-citanya APA?
"Dangdut toet, Alfath nyanyi, oci yang dorong"
Sang kakak terbahak
Ghaziah menyahut, "oci gak mau ahh, maunya yang ambilin uang, eh tapi oci kan cita2nya yang masak2 tuh..Sama kaya ka bel"
Emak bertanya, kenapa Mau Jadi dangdut toet?
"Ya udah Alfath nyanyi, mamah yang dorong"
Emak ikut terbahak Dan kembali bertanya, emang enak Jadi dangdut toet? Mamah gak Mau ah, panas.
"Ya udah Alfath yang nyanyi, ayah yang dorong, oci pintain uang"
Alfath tetap pada pendiriannya tentang dangdut toet.
Kali ini sang kakak mulai mendekat, "Alfath tetep Mau Jadi dangdut toet"
"Iyaah, nanti ayah yang dorong, oci pintain uang"
Kakak kembali mencoba mempengaruhi sang adik "Jadi dangdut toet gak enak, panas, keliling2, Itu yang mamas pegang apaan?"
"Thomas"(mainan kereta Thomas)
Kakak kembali usaha "kenapa cita2nya gak jadi sopir Tomas aja, enak Naik kereta, keliling2"
"Aku maunya dangdut toet, kalau Tomas, aku Mau Jadi tomasnya ajah"
Kakak kembali berusaha, "Masa orang Jadi kereta, kalau orang jadinya sopir nya, masonic, enak loh jalan2"
"Nanti aku yang nyanyi, ayah yang dorong, oci pintain uang"
Kakak mulai menyerah, "kalau ayah gak Mau gimana?"
"Nanti MBA Ida yang dorong"
Kakak menyerah, "ahhh cita-cita mamas aneeeh...."
Emaknya sangat menikmati Cara mereka ngobrol, Dan emaknya belajar Hal Baru lagi dari sang kakak, me-leading dengan menggunakan kalimat positif, dengan nada antusias Dan sepenuh hati,sabar menjelaskan, tanpa memaksa. Meski sang adik tetap keukeuh dengan dangdut toet nya.
*Dangdut toet=adalah Panggilan kami untuk penyanyi dangdut keliling jalanan dengan mendorong alat karaoke yg keras yang sering membangunkan mereka dark tidur siang.
#hari6
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar