Sabtu, 09 Desember 2017

Game Level10_day#5_Tentang Chrisye

Behind the story:
Kemarin saya dan suami menyempatkan diri untuk pergi berdua, kami memakai istilah memelihara cinta. Karena beberapa pekan suami sibuk bolak-balik keluar kota. Malam kemarin kami memilih menonton film Chrisye. Salah satu lagu beliau "ketika tangan dan kaki bicara" selalu kami jadikan contoh jelas pada Belva, bahwa suatu hari nanti kita akan mempertanggungjawabkan semua yg kita perbuat, sekecil apapun.

Jadilah malam ini, saat kami dalam perjalanan kerumah mbahnya anak-anak,dongeng tentang kisah hidup Chrisye jadi dongeng untuk kakak Belva. Saya menceritakan tentang bagaimana Chrisye akhirnya menemukan hidayah dan memutuskan menjadi mualaf. Bagaimana ekspresi Chrisye saat mendengar adzan berkumandang. Saya menceritakan bagaimana di film itu Chrisye mengungkapkan bahwa masuk Islam bukan karena akan menikah dengan istrinya.
Lalu sampailah pada saat menceritakan rekaman lagu "ketika tangan dan kaki bicara" bagaimana Chrisye tidak bisa menyanyikan lagu itu, sampai Chrisye harus menelepon Taufik Ismail dan Taufik Ismail menceritakan bahwa syair lagu itu dari QS.Yasin:65. Chrisye berhasil menyanyikan dan menyelesaikan rekaman lagu itu setelah wudlu dan shalat terlebih dahulu.
Saya menambahkan cerita pada Belva, bahwa kisah Chrisye menyanyikan lagu itu dengan hatinya, dan sampai ke hati orang lain berapa orang yg mendapat hidayah dari lagu itu. Setiap orang bisa berdakwah dengan caranya masing-masing dan berdakwah lewat lagu dilakukan oleh Chrisye. Akhirnya ditutup dengan mendoakan almarhum semoga Almarhum Husnul khatimah, diterima segala amalnya, di lapangkan alam kuburnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar