NICE HOMEWORK #3
πMEMBANGUN PERADABAN
DARI DALAM RUMAH π
Bunda, setelah kita belajar tentang "Membangun
Peradaban dari Dalam Rumah" maka pekan ini kita akan belajar
mempraktekkannya satu persatu.
π¨π©π¦π¦Nikah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim
yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat
cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak
menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari
suami.
b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri
mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri
anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah,
memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal
kekuatan potensi yg anda miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan
apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa
keluarga anda dihadirkan disini?
mari kita bahas dan kita jawab satu persatu...
a. kali ini surat cinta nya tidak di publish di blog ini, tidak seperti yang lalu..
respon suami kali ini lebih membahagiakan dari sebelumnya, dan suami perlahan sudah menjadi komandan team yang lebih semangat dari sebelumnya. pagi setelah saya menyampaikan "surat cinta" itu jd pagi yang akan terus menjadi penyemangat untuk saya dan suami menapaki jalan panjang kehidupan kami.
b. Memetakan potensi anak
Anak
pertama, Nayla Belva Taqiiyah, Usia 8tahun
Fitrah
ilahiyah: di usia Belva yang sekarang, belva sangat yakin kepada Allah, dan
memiliki keyakinan berdoa yang sangat tinggi. untuk semakin menumbuhkan fitrah ilahiyahnya, kami memiliki program liqo keluarga yang diisi oleh ayahnya, yang diberi judul liqo Dienul Islam, yang barusaja berjalan 1kali pertemuan.
Fitrah
Belajar: Belva mulai suka membaca buku, novel dan koran. Kesukaannya membaca
membuat kami memintanya untuk menjadi salah satu relawan pembaca buku untuk anak-anak
di taman bacaan warga yang kami dikiran.
Fitrah
Bakat: sampai saat ini, Belva terlihat sangat menggemari 3hal: Memasak,
Kelinci, dan Craft. Dari ke3 kami selalu melihat binar mata yang memancar dan
melakukan ke3 hal tersebut belva tidak pernah bosan dan kami tidak pernah sulit
meminta belva melakukannya. Sekarang belva setiap hari memasak minimal satu
masakan untuk belva sendiri, maupun untuk hidangan keluarga. Di kelinci, kami
sudah mempertemukan belva dengan maestro-nya dan mengikutkan belva kedalam
komunitas peternak kelinci di depok dan belva dalam 2bulan ini sudah menjual
kelinci hasil ternaknya. Untuk craft belva masih belum memilih ingin fokus
dimana dan masih mengeksplor.
Fitrah
Perkembangan: di usianya ini belva mampu berpikir kritis, belva mulai berpikir untuk menjalankan usaha dan sekarang yang sedang mengemuka adalah keinginannya untuk memiliki cita-cita yang keren.
Anak
kedua, Fatimah Ghaziah Dhabitah, usia 4tahun
Fitrah
Ilahiyah: Ghaziah sudah menunjukkan keinginan yang besar dalam mengenal Allah,
mulai dari mengucapkan kalimat thayyibah, memuji Allah dan ber istigfar.
Fitrah
Belajar: Ghaziah sudah menunjukkan ketertarikan dalam belajar mengaji dan
membaca buku. Ghaziah sudah bisa menjelaskan buku kembali dengan baik. ghaziah sudah mulai tertarik untuk belajar matematika dan menulis. ketertarikannya pada bahasa selian bahasa indonesia juga sudah mulai ada.
Fitrah
Bakat: Ghaziah masih mengikuti kakaknya dan sering membantu kakaknya mengurus
kelinci dan masak.
Fitrah
Perkembangan: Ghaziah sudah dapat mengingat berbagai peristiwa yang dialaminya
dan ingatannya sangat kuat dan sudah bisa berpikir sebab akibat dengan baik.
Anak
ke3, Muhammad Iftikhar Al Fath, Usia 2tahun
Di
usianya yang 2tahun, Al Fath sudah dapat berbicara dengan lancar dan bisa
diajak komunikasi dengan baik. Al-Fath sudah bisa mengemukakan pendapat, bisa mengungkapkan rasa bila ada yang tidak nyaman pada dirinya. ketertarikannya pada buku dan Al qur'an juga tinggi.
Potensi diri, Keluarga
dan Lingkungan
setelah
malang melintang di dunia ini sudah 34 tahun, akhirnya saya sudah menemukan
potensi diri saya yaitu sebagai “fasilitator”, mata saya selalu berbinar dan
bahagia bila saya berhasil memfasilitasi sebuah acara atau mempertemukan
seseorang atau sekelompok orang dengan apa yang mereka butuhkan.
Kegemaran
saya berkebun 2tahun belakangan ini, membuat saya memfasilitasi beberapa
teman
dan tetangga mengolah sampah organik mereka, yang selama ini mereka
keluhkan. saya memfasilitasi mereka untuk bisa berkebun di teras mereka
masing-masing, dengan memanfaatkan sampah organik mereka. saat ini saya sedang mencoba memfasilitasi ibu-ibu dilingkungan rumah kami untuk berkebun rimpang-rimpangan dan membentuk usaha kue khas betawi "biji ketapang" berbagai macam rasa. saya mencoba memfasilitasi mereka agar mereka bisa terus berdaya dan memanfaatkan potensi yang mereka miliki.
Selain
berkebun, saya dan suami, turut memfasilitasi komunitas kelinci “Pocin Rabbitry”
yang belva ikuti untuk mendapatkan yang merkea butuhkan dnegan jaringan yang
kami miliki.
Dari
hasil kami ngobrol-ngobrol dengan warga di lingkungan juga akhirnya kami
sekeluarga memfasilitsasi pendirian “Taman Baca Warga 67” yang diadakan 2kali
dalam sepekan. Kami membawa buku-buku yang kami miliki ke lapangan didepan
sekretariat RT untuk dibaca oleh semua warga dan kami mengundang teman-teman
yang memiliki potensi untuk menyumbangkan yang mereka miliki di taman bacaan
tersebut. untuk taman bacaan, perkembangannya sudah jauh lebih baik, kami berhasil merangkul karang taruna RT untuk berkolaborasi mengembangkan taman bacaan yang bukunya bisa dipinjam oleh seluruh warga RT dirumah kami. kolaborasi selanjutnya adalah kami diminta untuk mencarikan guru teater untuk anak-anak karang taruna berlatih teater. dan banyak lagi program yang sudah kami rancang bersama mereka. semoga semua yang telah kami rencanakan dapat berjalan dengan baik.
Saya
dan suami sangat bersyukur memiliki teman-teman yang banyak dan dari berbagai
keahlian sehingga kami bisa memberikan kontribusi kepada lingkungan dengan
bantuan teman-teman yang kami miliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar