Jumat, 09 Oktober 2020

Kepergianmu

 

Kepergianmu

 

21 Maret 2020 jam 7.10

“Assalamualaikum, mba. Innalillahi…mamah mba..”

 

21 Maret 2020 jam 18.05

“mamah, de..mamah” isakmu dalam pelukku.


22 Maret 2020 jam 20.00

“kita semua sudah maksimal, ini takdir, mas bisa melewati semua ini, kita bisa” isakku dalam pelukmu.

 

23 Maret 2020

“kita pulang besok, khawatir bapak drop, akan lebih sulit buat kita, kita pulang aja, sebelum pulang, kita ke makam mamah lagi ya”

“kalau nanti mas kangen mamah, kita pulang ya, mau kan temenin mas?”

 

14 Mei 2020

Malam 21 Ramadhan 1441 H

“bapak dibawa ke RSCM”

“separah itukah?”

“iya, kita kesana sekarang”

 

“ternyata, bapak kena stroke lagi”

 

24 Mei 2020

1 Syawal 1441 H

Idul fitri pertama tanpamu. Tangisku tak terbendung, sejak semalam. Biasanya aku ada di dapur, menemanimu membuat ketupat dan mengaduk rendang. Kau akan menyuruhku tidur terlebih dahulu dan aku akan bertahan sampai akhirnya kita terkantuk bersama.

 

29 Juli 2020

Pagi menjelang, pemandangan sawah nan indah memanjakan mata, membuatku kembali menjejak di bumi, akankah aku bisa melewati hari disana, tanpamu.

Rumah sakit tempatmu menghembuskan nafas terakhir kulewati, kudengar isak dari sebelah kananku, aku menatapnya dengan mata berkabut, isaknya makin keras.

Semakin mendekat kerumah, tangsiku tak terbendung. Tenyata, aku tak siap kembali kerumah ini tanpamu. Butuh waktu hampir setengah jam untuk bisa melangkahkan kaki kedalam rumah.

 

31 Juli 2020

Kumandang takbir kembali menggema, dan airmataku kembali menetes. Idul adha pertama tanpamu.

 

Waktumu telah habis, aku hanya menunggu waktuku. semoga waktu bisa membuatku terbiasa tanpamu meski rindu selalu menghampiri.

Selalu ada selaksa rindu untukmu, mamah.

 

#writober #RBMIPJakarta #Adaptasi #Writoberday2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar